LATIHAN MOBUD JADI BEKAL PRAJURIT MARINIR HADAPI RIMPAC 2026

Dispen Kormar TNI AL (Jakarta) PW : Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) Tahun Anggaran 2026 melaksanakan latihan Mobilisasi Udara (Mobud) di Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Pondok Cabe, Jakarta, Jumat (19/06/2026).

Latihan Mobilisasi Udara (Mobud) merupakan salah satu kemampuan dasar yang harus dikuasai prajurit dalam mendukung operasi militer, khususnya dalam proses pergerakan pasukan, personel, maupun material tempur menggunakan unsur-unsur udara secara cepat, tepat, aman, dan terkoordinasi. Kemampuan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan satuan untuk menghadapi berbagai skenario operasi dan penugasan.

Pada latihan tersebut, para prajurit melaksanakan berbagai prosedur mobilisasi udara mulai dari pengecekan personel dan perlengkapan, tata cara naik dan turun pesawat, pengaturan muatan, hingga prosedur keselamatan penerbangan. Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan secara bertahap guna memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam mendukung kelancaran operasi udara.

Kegiatan latihan diawasi langsung oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) RIMPAC 2026 Letkol Laut (P) Eko Triyatomo dan Komandan Unsur Tugas (Dan UT) Marinir RIMPAC 2026 Letkol Marinir Huda Prawira Soemarto, S.E., M.Tr.Opsla. Kehadiran Dansatgas dan Dan UT bertujuan memastikan seluruh materi latihan berjalan sesuai prosedur serta meningkatkan kesiapan personel sebelum mengikuti latihan multilateral terbesar di dunia yang akan digelar di Hawaii, Amerika Serikat.

Melalui latihan Mobud ini, diharapkan prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satgas RIMPAC 2026 semakin siap secara fisik, mental, dan profesional dalam menghadapi berbagai materi latihan di tingkat internasional, sekaligus mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta mengharumkan nama Indonesia dan Korps Marinir TNI Angkatan Laut di kancah dunia.

Related posts