Perang Hormuz

  Oleh: Dr.dr. Hisnindarsyah Konflik di kawasan Selat Hormuz dalam beberapa waktu terakhir ini, telah memperlihatkan dinamika yang unik. Tidak hanya bersifat militer, namun juga melibatkan transformasi narasi dan persepsi publik. Narasi perang, sejatinya tidak berdiri di atas satu kebenaran tunggal. Ia dibangun, digeser, dan disesuaikan sesuai kepentingan para aktor yang terlibat. Konflik Hormuz, berawal dari misi Israel dan Amerika Serikat dalam upaya membatasi program nuklir Iran. Namun, kemudian berkembang menjadi kontestasi kontrol atas salah satu jalur energi paling strategis di dunia. Pergeseran ini bukan sekadar dinamika situasional, melainkan refleksi…

Baca Selengkapnya

AS DAN ISRAEL DIBANGUN DENGAN SEJARAH YANG SAMA

  AS dan Israel itu sama. Negeri AS dibangun dari perampasan tanah orang-orang Indian. Suku Siox, Apache, Ogalalah dan ribuan suku Indian lain dibunuh. Disingkirkan. Dan film-film cowboy jadul Hollywood menggambarkan orang Indian sebagai bangsa barbar, perampok, penyerang keluarga kulit putih. Padahal orang-orang Indian itu sedang memerangi pendatang yang seenaknya menduduki tanah mereka. Israel juga dibangun di atas tanah orang Palestina. Orang-orang dari seluruh Eropa didatangkan. Diperbolehkan merampas tanah yang menjadi lahan hidup warga Palestina. Rumah, tanah pertanian, tempat usaha yang selama ini milik warga Palestina diduduki begitu saja. Di…

Baca Selengkapnya

Taktik Persia Kuno vs Teknologi Supermodern Mahal

oleh: Hisnindarsyah Saat ini, seluruh mata dunia menyaksikan pergulatan yang lebih menegangkan daripada pertandingan FIFA World Cup, yaitu perang yang digadang-gadang sebagai perang dunia ketiga. Tampak satu negara yang memikat perhatian, negara yang diembargo puluhan tahun, dikucilkan dari segala arah, namun bertahan sendirian melawan persekutuan negara Adidaya, Israel yang didukung Amerika Serikat & NATO. Ini bukan perang biasa. Ini semacam “realita nge-prank logika”. Israel datang dengan teknologi mahal, sistem pertahanan berlapis, dan rasa percaya diri setinggi langit. Tapi Iran? Datang bawa sesuatu yang lebih “nggak masuk akal”. Rudal murah, drone…

Baca Selengkapnya

Kakung Priyambodo, Profil Tokoh Maritim Indonesia 

(Surabaya) PW : Kakung Priyambodo dikenal sebagai salah satu tokoh pembinaan generasi muda bahari Indonesia yang memiliki dedikasi tinggi dalam membangun kejayaan maritim nasional. Dengan latar belakang kepemimpinan, disiplin militer, dan visi yang kuat terhadap kebangkitan maritim, beliau konsisten mengabdikan diri dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter, tangguh, dan berprestasi.   Sebagai pembina komunitas dayung Jung Kwatu di Mojokerto, Kakung Priyambodo berperan aktif dalam mengembangkan potensi atlet muda melalui pendekatan yang terstruktur, disiplin, dan berorientasi pada prestasi. Di bawah pembinaannya, para atlet tidak hanya dibentuk secara fisik, tetapi juga mental…

Baca Selengkapnya

Kenaikan Iuran BPJS Solusi atau Jalan Pintas?

oleh : dr Tedy Hartono, SH , MCS Isu kenaikan iuran BPJS Kesehatan kembali mengemuka setelah dilontarkan oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin ( BGS ) Argumentasi klasik selalu sama: defisit pembiayaan, beban klaim meningkat, dan keberlanjutan sistem harus dijaga. Namun pertanyaan mendasarnya sederhana apakah solusi yang ditawarkan benar-benar lahir dari kajian holistik, atau sekadar pendekatan fiskal jangka pendek? Kebijakan publik tidak boleh menggunakan parameter personal. Ketika pengambil kebijakan berasal dari kelompok sosial ekonomi yang sangat mampu atau melihat dirinya sendiri sebagai pejabat tinggi , ada risiko bias persepsi terhadap daya…

Baca Selengkapnya

Menteri Kesehatan dan Masa Depan Profesi Kedokteran Indonesia

Oleh : dr Tedy Hartono , SH , MCS Kementerian Kesehatan merupakan salah satu pilar strategis negara. Kesehatan bukan sekadar sektor pelayanan publik, melainkan fondasi produktivitas nasional, stabilitas sosial, dan daya saing bangsa. Karena itu, kepemimpinan di sektor ini tidak bisa dilepaskan dari dimensi profesionalitas, legitimasi moral, dan pemahaman teknis yang mendalam terhadap sistem kesehatan. *Sekilas Sejarah Menteri Kesehatan Indonesia* Sejak awal kemerdekaan, posisi Menteri Kesehatan umumnya diisi oleh figur dengan latar belakang medis atau kesehatan masyarakat. Pada era awal Republik, kementerian dipimpin oleh dokter yang memahami langsung persoalan epidemi,…

Baca Selengkapnya

Ketidakjelasan Independen Kolegium dalam UU Kesehatan — Ancaman Kepastian Hukum dan Profesionalisme Medis

Oleh : dr. Tedy Hartono , SH , MCS / Sekjen MDP WATCH Putusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor 111/PUU-XXII/2024 merupakan momen penting dalam relasi antara norma undang-undang dan prinsip konstitusional, terutama dalam konteks independensi kelembagaan profesi kesehatan. Putusan ini memutuskan sebagian pengujian materiil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dengan fokus pada ketentuan independen terhadap kolegium tenaga kesehatan. Mahkamah menilai terdapat ketidaksinkronan dan ketidakjelasan status independensi lembaga kolegium dalam norma yang dikaji, sehingga perlu penafsiran konstitusional agar prinsip independensi profesi tak hanya retorik tetapi sebenar-benarnya dipahami dalam implementasi undang-undang.…

Baca Selengkapnya

MENTAL HEALTH PERAN GANDA WANITA : TANTANGAN, DAMPAK DAN SOLUSI

Oleh: Wasti Reviandani, S. E, M. M Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Gresik dan Pemerhati Wanita Wanita sering disebut makhluk _multi talent_ , dengan kemampuan memiliki banyak peran dan sekaligus ketrampilan dalam kehidupan sehari hari, baik di ranah pribadi maupun professional. Peran wanita diataranya sebagai profesional, ibu, pasangan, anak dan anggota masyarakat. Peran ganda ini sering kali menimbulkan tekanan psikologis yang berdampak pada kesehatan mental. Era modern, isu kesehatan mental wanita bekerja semakin penting untuk diperhatikan oleh individu, keluarga, perusahaan, dan pemerintah. Wanita menghadapi beberapa tantangan utama yang…

Baca Selengkapnya

Arah Kelam Sengketa Medis di Indonesia

Oleh Dr Tedy Hartono, SH. MCS Gambaran seorang dokter anak mengenakan baju tahanan oranye , dan status hukum P-21 yang diumumkan Polda Bangka Belitung, adalah pukulan keras bagi nalar publik. Nama itu adalah dr. Ratna Setia Asih, Sp.A.. Seorang dokter spesialis yang mendedikasikan hidupnya untuk menolong pasien, kini berdiri sebagai tersangka tunggal. Kasus ini bukan sekadar sebuah perkara hukum ini adalah cermin retak dari sistem penyelesaian sengketa medis di Indonesia sebuah sistem yang tersesat arah, bergerak tanpa peta, dan semakin jauh dari akal sehat. Bagi komunitas medis, pemandangan itu menghadirkan…

Baca Selengkapnya

MBG Antara Nutrisi dan Krisis Keamanan Pangan

Oleh: Dr. Tedy Hartono, SH., MCS Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lahir dari niat terpuji: menurunkan stunting, memperbaiki gizi anak, dan menjamin setiap anak mendapat satu porsi makanan bernutrisi saat sekolah. Secara kelembagaan, program ini mendapat landasan kuat Peraturan Presiden No. 83/2024 membentuk Badan Gizi Nasional yang menjadi motor pelaksanaan kebijakan gizi nasional. Namun ambisi besar memerlukan manajemen besar pula. Tanpa itu, MBG berpotensi berubah dari solusi menjadi sumber bahaya publik. Skala program ini luar biasa. Menurut dokumen yang dipublikasikan lembaga internasional, MBG menargetkan puluhan juta penerima, termasuk angka yang…

Baca Selengkapnya