Ciamis, Jabar — PW.Universitas Galuh (Unigal) sukses menggelar prosesi Wisuda ke-44 dengan mengukuhkan 480 wisudawan di Ciamis. Momentum sakral ini terasa kian istimewa karena manajemen kampus sekaligus merayakan pencapaian prestisius, yaitu keberhasilan Program Studi Pendidikan Sejarah meraih akreditasi ‘UNGGUL’.
Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si., melepas langsung ratusan intelektual baru tersebut.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa wisuda ini merupakan awal nyata bagi para lulusan untuk menjemput mimpi dan mengarungi kehidupan yang sesungguhnya.
”Jadikanlah perpaduan kualitas akademik dan keluhuran moral ini sebagai kompas utama dalam menavigasi kehidupan Saudara di tengah-tengah masyarakat,” ujar Prof. Dadi untuk menyemangati para wisudawan.
Akreditasi UNGGUL Jadi Bukti Standar Mutu Kampus
Keberhasilan Prodi Pendidikan Sejarah meraih akreditasi tertinggi ini menjadi kado terindah dalam perhelatan wisuda kali ini.
Manajemen Unigal menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan bukti autentik dari dedikasi, standardisasi mutu.
Serta kerja keras seluruh sivitas akademika dalam menyelenggarakan tridharma perguruan tinggi yang berkualitas.
Pihak kampus berharap raihan ini mampu memantik semangat program studi lainnya untuk bersama-sama membawa Unigal menuju universitas yang berdaya saing global.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Pendidikan Galuh (YPG) Ciamis, dr. Hj. Pupung Oprianti, M.Kes., mengapresiasi tinggi kepercayaan besar dari orang tua mahasiswa.
Menurutnya, keputusan menguliahkan anak di Unigal sangat tepat karena kampus terus memperkuat komitmen tata kelola yang baik (Good University Governance) serta mutu pelayanan.
dr. Pupung juga mengingatkan para lulusan agar tetap membumi dengan menjunjung nilai luhur budaya Kagaluhan.
Di tengah disrupsi moral saat ini, alumni Unigal wajib memegang teguh etika, kesantunan, serta karakter yang kuat.
Rentetan Prestasi Akademik 2025/2026 yang Mengiringi Kelulusan
Selain merayakan akreditasi Unggul, Unigal juga memamerkan sederet performa gemilang di bidang riset dan internasionalisasi sepanjang tahun akademik ini:
Hibah Riset Ratusan Juta: Sebanyak 8 tim dosen Unigal sukses memenangkan hibah kompetitif tingkat nasional dari kementerian dengan total serapan dana mencapai Rp 658.260.000 untuk program penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dosen Unigal juga mengamankan pendanaan riset kolaborasi strategis bersama mitra internasional.
Ekspansi Program Global: Unigal secara berkala rutin mengirimkan mahasiswa terbaik untuk magang industri di Jepang dan mengikuti Pengalaman Lapangan Persekolahan (PLP) Internasional di Thailand.
Bahkan, pada 17 Juni 2026, delegasi mahasiswa Unigal siap bertolak menuju Malaysia untuk program PLP Internasional berikutnya.
Prestasi Nasional & Wirausaha: Mahasiswa Unigal sukses menorehkan 5 prestasi tingkat nasional serta berhasil meloloskan pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Kemdiktisaintek.
Diapresiasi Bupati dan LLDIKTI: Tantangan Dunia Kerja Menanti
Kombinasi kelulusan mahasiswa dan meroketnya mutu akademik Unigal ini mendapat apresiasi positif dari para pejabat yang hadir.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV (Jabar-Banten), Dr. Lukman, S.T., M.Hum., mengingatkan bahwa di luar sana para lulusan akan langsung bertubrukan dengan kemajuan teknologi yang masif.
Oleh karena itu, Dr. Lukman menantang para alumni Unigal untuk menjadi lulusan yang JAGO (Jago berjejaring, Adaptif, Gesit, dan Orisinil) demi bisa mengolah kekayaan sumber daya alam dan peluang yang ada di Indonesia.
Menutup rangkaian acara, Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya M.M., turut mengingatkan bahwa transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI) telah mengubah cara manusia bekerja dan berpikir.
Bupati Herdiat menegaskan bahwa medan pengabdian di masyarakat sangat dinamis, sehingga bekal ilmu dari kampus harus terus diasah.
Ia berharap lulusan Unigal tidak hanya cerdas secara akademik berkat akreditasi kampus yang prima, melainkan juga tangguh secara mental dan kreatif dalam menghadapi tantangan zaman. Reporter: FAI***