Ciamis, Jabar – PW. Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembangunan berbasis budaya dan ekonomi kerakyatan. Hal ini ditandai dengan diresmikannya Rest Area Karangkamulyan oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, pada Kamis (15/5/2025), bertempat di Kecamatan Cijeungjing.
Peresmian dilakukan secara simbolis melalui pemukulan gong, disaksikan jajaran Forkopimda Ciamis, tamu undangan, serta masyarakat sekitar. Rest area ini digadang-gadang menjadi yang terlengkap di wilayah Priangan Timur, serta menjadi satu-satunya rest area milik pemerintah daerah di Jawa Barat yang dikelola langsung oleh Pemkab Ciamis.
“Rest area ini bukan sekadar tempat singgah. Kami berharap keberadaannya menjadi simpul ekonomi rakyat sekaligus destinasi wisata yang terintegrasi dengan Situs Budaya Karangkamulyan,” ungkap Herdiat dalam sambutannya.
Bupati menjelaskan, kawasan rest area ini dulunya merupakan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang kemudian dihibahkan kepada Pemkab Ciamis. Dengan sentuhan pembangunan yang mengedepankan kenyamanan modern dan nuansa lokal, kini kawasan tersebut disulap menjadi rest area representatif yang tidak hanya fungsional, tetapi juga artistik dan edukatif.
Rest Area Karangkamulyan dilengkapi dengan 21 kios UMKM, ruang istirahat khusus sopir, toilet ramah disabilitas, ruang laktasi, ruang medis, CCTV, serta miniatur teater. Fasilitas-fasilitas ini menunjukkan upaya serius Pemkab Ciamis dalam menghadirkan layanan publik yang modern dan inklusif.
Lebih dari itu, keberadaan rest area ini juga menjadi etalase budaya dan produk lokal. Para pelaku ekonomi kreatif mendapat ruang untuk memasarkan produk makanan khas, kerajinan tangan, hingga oleh-oleh khas Ciamis. Lokasi ini pun langsung terhubung dengan Situs Karangkamulyan, salah satu situs budaya penting di Jawa Barat.
“Di kawasan situs, sudah tersedia amphitheater untuk pertunjukan seni, gazebo untuk kegiatan komunitas, dan berbagai fasilitas penunjang lain. Setiap minggu akan ada penampilan kesenian lokal secara rutin,” jelas Herdiat, sembari menekankan bahwa pelestarian budaya akan menjadi program berkelanjutan.
Meski telah diresmikan, pembangunan rest area ini masih terus berproses. Beberapa bagian seperti area parkir belakang dan akses langsung ke situs budaya sedang dalam tahap penyempurnaan. Namun demikian, Herdiat optimistis bahwa dalam waktu dekat seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal.
Ia pun berharap rest area ini dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan menggabungkan kenyamanan fasilitas modern, semangat ekonomi rakyat, serta pelestarian budaya lokal, Rest Area Karangkamulyan digadang menjadi ikon baru Ciamis dalam sektor pariwisata dan pelayanan publik.*
Jurnalis: FAI