TIAKUR, peloporwiratama.co.id – Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Tiakur menggelar persidangan jemaat perdana bagi majelis jemaat masa pelayanan 2025-2030. Acara tersebut berlangsung di Gedung Gereja Teofani pada Minggu-Senin (2-3/3/2025).
Persidangan ini mengusung tema “Beritakanlah Tahun Rahmat Tuhan Telah Datang dan Kerjakanlah Keselamatan-Mu” dengan subtema “Teguhlah Sebagai Gereja Yang Profetik untuk Terus Berbuah bagi Kehidupan Bersama”.
“Ini adalah momen bersejarah bagi jemaat GPM Tiakur,” ungkap Ketua Klasis GPM Lemola Pendeta Daniel Z. Wutwensa dalam sambutannya. Ia juga menekankan pentingnya menyikapi kebijakan efisiensi anggaran pemerintah dengan bijaksana.
Menanggapi Instruksi Presiden tentang efisiensi anggaran APBN yang berdampak pada pemangkasan anggaran di semua tingkat pemerintahan, Pendeta Daniel menghimbau jemaat untuk melakukan langkah serupa dalam kehidupan pribadi.
“Gaya hidup konsumtif dan hedonis harus dipangkas. Sederhananya, kalau ada yang berencana sulam alis atau sulam bibir, tunda dulu. Kalau ada yang berencana melakukan pesta besar untuk mensyukuri ini dan itu, sesuaikan dulu,” tegasnya.
Wutwensa juga menyoroti program pemberian makanan bergizi gratis untuk anak sekolah sebagai peluang ekonomi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ia mendorong sidang jemaat untuk mempertimbangkan pembentukan kelompok usaha dan kelompok tani yang dapat bekerja sama dengan penyelenggara program tersebut.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPM Tiakur, Pendeta F. Lawa dalam sambutannya menekankan keistimewaan persidangan ini yang didampingi langsung oleh Ketua Klasis GPM Pulau-Pulau Letti Moa Lakor yang baru, Pendeta Dani Wutuwensa, yang menggantikan Pendeta Meki Timisela setelah proses serah terima pada Desember 2024.
Persidangan ini juga bertepatan dengan momentum dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach dan Agustinus L. Kilikily pada 20 Februari 2025.
“Kita dituntut untuk semakin berhikmat dalam menjalani aktivitas kehidupan tapi juga dalam hal mengelola berkat yang tetap disediakan Tuhan melalui berbagai cara,” kata Pendeta Lawa.
Dari pihak pemerintah daerah, Sekretaris Daerah Maluku Barat Daya (MBD), Daud Remialy, menekankan pentingnya persidangan ini sebagai wahana strategis untuk pengembangan pelayanan gereja.
“Jemaat GPM Tiakur merupakan partner pemerintah dalam pengembangan mental spiritualitas dan pemberdayaan umat serta masyarakat. Saya berharap melalui persidangan ini, pesertanya lebih serius dan tajam menggumuli berbagai dinamika dan perkembangan jemaat maupun masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan warga GPM dalam Pemilihan Kepala Daerah yang telah berlangsung. Dia mengatasnamakan Bupati Benyamin Th. Noach dan Wakil Bupati Agustinus L. Kilikily yang terpilih untuk periode 2025-2030.
“Mari kita bergandengan tangan, bangun persekutuan, kita bersinergi membangun negeri, jemaat dan masyarakat. Saya berharap kiranya Jemaat GPM Tiakur akan terus mendukung kami mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera di bumi Kalwedo,”harap Remialy.
Ketua Panitia Persidangan, Rines Heins Dahoklory, melaporkan bahwa acara ini dihadiri 203 peserta dan bertujuan untuk “membahas dan menetapkan program pelayanan di Jemaat serta mengevaluasi dan menetapkan anggaran pendapatan dan belanja Jemaat pada tahun pelayanan 2025.”
Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari berbagai pos pendanaan. Dana stimulan dari kas sumbangan sebesar Rp10 juta menjadi sumber utama, diikuti jual jasa pembersihan bahu jalan (Rp10 juta), lipat surat suara (Rp6,432 juta), penjualan bazar (Rp3,379 juta), dan sumbangan sukarela sebesar Rp12,56 juta.
Dalam kesempatan tersebut, Dahoklory menyampaikan apresiasi kepada para pejabat daerah yang memberikan dukungan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach dan Wakil Bupati Agustinus L. Kilikily yang telah memberikan perhatian besar, bantuan, dan partisipasi selaku pemerintah maupun anggota Jemaat GPM Tiakur,” ujarnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada anggota DPRD Provinsi Maluku Yan Z. Noach yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada panitia persidangan, serta kepada PHMJ, Majelis sektor, dan seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan.
Persidangan Jemaat GPM Tiakur ke-XI diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis untuk arah pelayanan Jemaat GPM Tiakur di tahun 2025,”pungkasnya.(PW.19)