Tradisi Hasta Pora Warnai Pernikahan Prajurit Batalyon Howitzer 1 Marinir TNI AL

Jakarta, PW: Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan tradisi Hasta Pora Sertu Marinir Muhammad Fajri yang dilaksanakan oleh prajurit Batalyon Howitzer 1 Marinir (Yonhowitzer 1 Mar) dalam rangka melepaskan masa lajanganya yang dilaksanakan di Gedung Sasana Wira Sakti, Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu (09/05/2026).

Upacara Hasta Pora merupakan tradisi di lingkungan TNI AL yang diberikan kepada prajurit saat melangsungkan pernikahan. Tradisi ini menjadi simbol restu dan penghormatan dari satuan, sekaligus pengingat akan tanggung jawab ganda sebagai prajurit dan kepala keluarga.

Upacara ini dipimpin oleh Kapten Marinir Amarullah bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Hasta Pora. Kegiatan ini ditandai dengan prosesi berjalan melewati barisan prajurit yang membentuk gerbang, menciptakan simbol perjalanan menuju pengabdian berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Batalyon Howitzer 1 Marinir Letkol Marinir Hana Prasetyaji, M.Tr.Opsla., yang hadir di lokasi menyampaikan bahwa tradisi ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk ikatan batin antar prajurit bahwa setiap prajurit yang dilepas membawa nama baik satuan, serta diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan loyalitas tinggi.

Related posts