Perkokoh Jati Diri Prajurit, Dankolatmar Resmikan Monumen Enam Tuntunan Korps Marinir Puslatsus 

Dispen Kormar, TNI AL (Pasuruan) PW : Komandan Komando Latihan Marinir (Dankolatmar) Brigjen TNI (Mar) Agus Dwi Laksana Putra didampingi Ketua Cabang 5 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir meresmikan Monumen Enam Tuntunan Korps Marinir di Pusat Latihan Khusus (Puslatsus), Grati, Pasuruan, Selasa (09/06/2026).

Kedatangan Dankolatmar beserta PJU Kolatmar disambut dengan antusias oleh Komandan Puslatsus, Letkol Marinir Alamsyah, S.H., M.Tr.Opsla, didampingi Ketua Ranting C bersama seluruh prajurit.

Pengalungan selendang, demonstrasi kemampuan bela diri prajurit, hingga kemampuan khusus lainnya, turut ditampilkan menyambut Dankolatmar sebagai bentuk penghormatan sekaligus gambaran profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit Puslatsus dalam memberikan yang terbaik.

Peresmian Monumen Enam Tuntunan Korps Marinir tersebut merupakan wujud nyata komitmen Puslatsus dalam menanamkan, membina, dan memperkuat nilai-nilai dasar keprajuritan Korps Marinir. Monumen ini tidak hanya menjadi simbol fisik, tetapi juga representasi teladan semangat juang, loyalitas, disiplin, kehormatan, serta pengabdian tulus yang senantiasa tertanam dalam diri setiap prajurit Puslatsus Komando Latihan Marinir ujar Danpuslatsus dalam sambutannya.

Dalam kesempatan yang sama, Dankolatmar juga menyampaikan bahwa Enam Tuntunan Korps Marinir harus dijadikan pedoman hidup sekaligus nafas dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga seluruh prajurit mampu menjaga kehormatan Korps, meningkatkan profesionalisme, serta melaksanakan setiap penugasan dengan penuh tanggung jawab.

 

 

“Enam Tuntunan Korps Marinir bukan sekadar semboyan, melainkan nilai-nilai luhur yang harus dipahami, dihayati, dan diamalkan oleh setiap prajurit dalam kehidupan sehari-hari maupun saat melaksanakan tugas.

Selalu berdoa memohon kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan kebaikan dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Dankolatmar.

Dalam rangkaian acara, pemberian tali asih dan bingkisan kepada anggota yang masih dalam proses penyembuhan serta anggota keluarga yang berkebutuhan khusus.

 

Prosesi pemotongan pita dan penandatanganan prasasti menjadi simbol diresmikannya Monumen Enam Tuntunan Korps Marinir sebagai sarana pembinaan karakter yang diharapkan mampu memperkuat jati diri, mentalitas, serta semangat pengabdian prajurit Korps Marinir.

Semakin hangat suasana dilanjutkan dengan ramah tamah, makan siang bersama Komandan dan anggota duduk satu meja menikmati sajian buah karya prajurit, kebersamaan dan solidaritas selalu menjadi nadi setiap prajurit Puslatsus.

Related posts