JAKARTA – PW. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus melaju di jalur keberlanjutan. Mengutip rilis resmi yang diterima, Sabtu (30/5/2026), bank pelat merah ini sukses mengukuhkan posisinya sebagai pionir perbankan ramah lingkungan dengan mempertahankan rating ESG global.
Lembaga internasional menaruh kepercayaan besar pada BNI. Hal ini dibuktikan dengan raihan MSCI ESG Rating di level A, serta perbaikan skor pada Sustainalytics. Bagi investor, capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa BNI memiliki tata kelola yang transparan dan akuntabel di tengah tantangan global.
Transformasi Hijau di Sektor Operasional
Bukan sekadar jargon, BNI melakukan perombakan besar di sisi operasional. Berikut adalah langkah nyata yang diambil perusahaan:
Efisiensi Energi: Perseroan berhasil menekan konsumsi energi hingga 559.194 Giga Joule (GJ) sepanjang tahun 2025.
Digitalisasi Masif: Langkah digitalisasi yang dilakukan BNI terbukti efektif mengurangi ketergantungan pada kertas dan energi fisik.
Standar Green Building: Penggunaan standar bangunan hijau di kantor-kantor utama menjadi kunci utama dalam menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca.
Stimulus Ekonomi Rendah Karbon
BNI juga tancap gas dalam memperluas green portfolio. Hingga akhir tahun, penyaluran kredit ke sektor energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, hingga pengelolaan sumber daya alam hayati terus menunjukkan tren positif.
Langkah strategis ini memberikan stimulus bagi para pelaku usaha untuk bertransformasi ke arah model bisnis yang lebih hijau. BNI membuktikan bahwa penerapan ESG bukanlah hambatan, melainkan mesin penggerak yang memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang.
Ke depan, BNI optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi rendah karbon di Indonesia melalui inovasi digital berkelanjutan dan penguatan SDM. Dengan kinerja finansial yang sehat dan komitmen lingkungan yang nyata, BNI siap memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.*** Reporter: FAI