CIAMIS, JABAR —PW. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat.
Salah satunya dengan memadukan pendidikan politik bersama pertunjukan seni budaya Sunda agar pesan demokrasi lebih mudah diterima dan dipahami warga.
Kegiatan bertajuk Pendidikan Politik bagi Masyarakat tersebut digelar di Gedung Futsal Desa Sukasari, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, Selasa (26/5/2026), dengan mengusung tema “Dari Pemilih Pasif Menjadi Warga Aktif dalam Politik.”
Acara tersebut diikuti para pemilih pemula, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kalangan pemuda desa. Selain menghadirkan materi dari akademisi Universitas Galuh dan Bawaslu Kabupaten Ciamis, kegiatan juga disemarakkan penampilan wayang golek dan hiburan khas Sunda melalui Pojok Si Cepot bersama Dani Yusuf.
Konsep pendidikan politik yang dikemas santai dan bernuansa budaya lokal itu sukses menarik perhatian masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat ketika pesan-pesan demokrasi, pentingnya partisipasi masyarakat, hingga nilai kejujuran dalam kehidupan politik disampaikan melalui dialog dan humor khas Sunda.
Sekretaris Camat Rajadesa, Sadidul Anwar S.Pt.,M.Si, menyampaikan apresiasi atas langkah Kesbangpol Ciamis yang menghadirkan pendidikan politik dengan pendekatan budaya tradisional.
Menurutnya, metode tersebut lebih efektif dibanding penyampaian materi secara formal karena masyarakat dapat menerima pesan dengan suasana yang lebih ringan dan menyenangkan.
“Pendekatan budaya seperti ini jauh lebih mudah diterima masyarakat. Selain menghibur, pesan-pesan yang disampaikan juga lebih membekas dan mudah dipahami,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di berbagai wilayah pedesaan agar kesadaran politik masyarakat semakin meningkat tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.
Sementara itu, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol Kabupaten Ciamis, Maman Suryaman, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Bupati Ciamis Nomor 27 Tahun 2021 tentang pendidikan politik masyarakat.
Menurutnya, pendidikan politik memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang aktif, kritis, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah maupun kehidupan demokrasi.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam demokrasi, tetapi ikut aktif berpartisipasi serta memiliki kesadaran terhadap pentingnya menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pendidikan politik dan seni budaya juga menjadi upaya melestarikan budaya daerah sekaligus memperkuat karakter kebangsaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap lahir masyarakat yang semakin sadar politik, aktif dalam pembangunan, serta tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan persatuan bangsa.***
Reporter: FAI