MBD Gelar Upacara Sakral HUT RI ke-80

 

TIAKUR, peloporwiratama.co.id –
Kabupaten Maluku Barat Daya menggelar upacara detik-detik proklamasi dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dengan penuh khidmat dan haru. Bupati MBD Benyamin Th. Noach bertindak sebagai inspektur upacara, sementara tiga siswa terpilih dari sekolah menengah se-kabupaten mengemban tugas mulia sebagai pengibar Sang Merah Putih.

Upacara yang berlangsung tepat pada detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia ini melibatkan 29 anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan sebelumnya, dengan susunan petugas upacara yang terdiri dari gabungan unsur TNI/Polri dan generasi muda pelajar MBD.

Petugas upacara dalam peringatan bersejarah ini dipimpin Ajudan Komisaris Polisi Wahidin Sapsuha dari Bagian Perencanaan Polres MBD sebagai perwira upacara, dengan Iptu. Boyke Nanulaitta dari Satuan Reserse Kriminal sebagai komandan upacara. Koordinasi antara unsur kepolisian dan generasi muda terlihat harmonis sepanjang jalannya upacara.

Momen paling sakral dalam upacara ini adalah pengibaran bendera merah putih yang dilakukan oleh tiga siswa terpilih: Harbur Surya Putra Warikri dari SMK Negeri 3 MBD, Junior Josua Petta dari SMA Negeri 13 MBD, dan Luis Aksa Tuanakotta dari SMA Negeri 5 MBD. Patricia Gloria Saleky dari SMA Negeri 4 MBD bertugas sebagai pembawa baki bendera, sementara Johan Demianus Abraham Takandara dari SMA Negeri 13 MBD memimpin sebagai danton Paskibraka.

Komandan Paskibraka dipimpin Inspektur Polisi Dua Lailo dari Seksi Profesi dan Pengamanan Polres MBD, menunjukkan koordinasi yang solid antara pembina dan peserta didik. Pembacaan teks proklamasi yang penuh penghayatan dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten MBD Petrus A. Tunay, mengingatkan seluruh peserta upacara akan makna kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.

Nuansa religius mewarnai upacara dengan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten MBD Nansij Latuheru, sementara paduan suara SMA Negeri 13 MBD mempersembahkan lagu-lagu kebangsaan yang menggugah semangat nasionalisme seluruh peserta upacara.

Upacara detik-detik proklamasi HUT RI ke-80 di MBD tidak hanya menjadi momentum peringatan kemerdekaan, tetapi juga simbol persatuan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan generasi muda. Keterlibatan aktif siswa-siswi terbaik dari berbagai sekolah menunjukkan komitmen dalam regenerasi semangat nasionalisme.

Bagi daerah kepulauan dan perbatasan seperti MBD, upacara kemerdekaan memiliki makna strategis dalam memperkuat identitas kebangsaan dan rasa memiliki terhadap NKRI. Koordinasi yang solid antara berbagai unsur dalam penyelenggaraan upacara ini mencerminkan kematangan dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Semangat yang terpancar dari upacara ini diharapkan dapat menjadi energi positif untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tahun-tahun mendatang. Dengan melibatkan generasi muda sebagai aktor utama dalam upacara kemerdekaan, MBD telah menanamkan benih-benih kepemimpinan masa depan yang berjiwa patriot dan nasionalis. (PW-19)

Related posts