MPPC AMGPM Cabang Eliora, Timermans Evaluasi Program dan Dorong Pemekaran Ranting

 

KAMPUNG BABAR, peloporwiratama.co.id – Musyawarah Pimpinan Paripurna Cabang (MPPC) Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Cabang Eliora menetapkan program pelayanan dan mengevaluasi kinerja pengurus cabang untuk tahun berjalan. Sidang tersebut berlangsung di Gedung Gereja Kampung Babar, Jemaat GPM Tiakur, pada Minggu, (4/5).

“MPPC ini adalah lembaga legislatif strategis yang memutuskan seluruh program pelayanan di cabang ini. Kami juga menyinkronkan program internal organisasi dengan agenda pembangunan pemerintah,” ujar Ketua AMGPM Cabang Eliora, Lourens Roy Timermans, dalam sambutannya.

Timermans menegaskan bahwa MPPC menjadi forum penting untuk mengukur sejauh mana implementasi program yang sebelumnya telah ditetapkan dalam Konferensi Cabang (Konvercab). Ia menyebut, evaluasi ini menjadi pijakan utama untuk memperkuat pelayanan yang relevan dengan tantangan zaman.

Menurutnya, AMGPM Cabang Eliora membawahi tiga ranting dengan wilayah pelayanan yang cukup luas. Untuk itu, pengurus tengah mengkaji kemungkinan pemekaran ranting, bahkan pembentukan satu cabang baru jika memenuhi syarat berdasarkan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan Peraturan Organisasi (PO).

Berdasarkan data Mzipt GPM, jumlah anggota usia produktif AMGPM di Jemaat GPM Tiakur mencapai lebih dari 1.200 orang. Namun, jumlah anggota yang aktif berorganisasi masih sangat minim. “Yang aktif tidak mencapai seperempat dari jumlah itu. Ini menjadi persoalan khusus yang sedang kami hadapi,” ujar Timermans.

Ia menambahkan, salah satu tantangan terbesar adalah keberlanjutan partisipasi anggota yang telah berkeluarga atau berusia di atas 35 tahun, yang tidak lagi mengikuti ibadah dan kegiatan angkatan muda.

“Harapan kami, dalam sidang-sidang nanti muncul pemikiran-pemikiran positif yang dapat ditindaklanjuti sebagai keputusan MPPC,” tuturnya.

Timermans juga menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam tubuh AMGPM. Ia berharap organisasi ini mampu berdiri teguh di tengah perubahan zaman, sekaligus menjadi mitra aktif pemerintah dan pemangku kepentingan dalam mewujudkan damai sejahtera (syalom Allah) di tengah masyarakat.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya MPPC pertama ini, termasuk pengurus AMGPM Daerah Letti Moa Lakor, Ketua Majelis Jemaat dan perangkat pelayan GPM Tiakur, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya, Lurah Tiakur, para pembina, warga jemaat, serta panitia dan peserta MPPC.

“Terima kasih atas bimbingan, dukungan dana, dan kerja sama semua pihak yang membuat kegiatan ini berlangsung dengan baik,” ujar Timermans menutup sambutannya. (PW-19)

Related posts