Jakarta, PW: Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Tahun Anggaran 2026 Satuan Pendidikan (Satdik) Brigade Infanteri 1 Marinir menerima materi Teknik Pertanian di Graha Aminullah Ibrahim, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, selasa (30/06/2026).
Dalam kesempatan ini, Direktur Aneka Kacang dan Umbi (AKABI) Dr. Ir. Dyah Susilokarti, M.P., memberikan pemahaman mengenai potensi pengembangan komoditas kacang-kacangan dan umbi-umbian sebagai sumber pangan strategis, teknik budidaya yang baik, peningkatan produktivitas, pengelolaan pascapanen, hingga pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi pertanian untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan.
Materi tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan para siswa mengenai peran sektor pertanian dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi bekal dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.
“Pertanian merupakan sektor strategis yang menentukan ketahanan pangan bangsa. Kuasai ilmu yang diberikan, terus berinovasi, serta jadilah agen perubahan yang mampu mendampingi dan memberdayakan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan,” ucap Dr. Ir. Dyah Susilokarti.
Dilain tempat, Komandan Brigade Infanteri 1 Marinir Kolonel Marinir Alim Firdaus S.H., M.T.r Hanla., M.M., selaku Komandan Satuan Pendidikan (Dansatdik) menegaskan bahwa materi teknik pertanian memiliki nilai strategis dalam membentuk lulusan SPPI yang tidak hanya memiliki karakter disiplin dan jiwa kepemimpinan, tetapi juga kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.
“Ikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh, jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal pengabdian kepada bangsa. Bangun semangat belajar, tingkatkan kemampuan berpikir inovatif, serta jadilah penggerak yang mampu memberikan solusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Danbrigif 1 Marinir.