Kunjungan Pos Gabma Bakelalan, Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Beserta Camat Koordinasi Kebutuhan Sembako Dengan TDM

Bakelalan – PW- Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 623/BWU bersama Instansi Pemerintah melakukan kunjungan ke Pos Gabma Bakelalan dalam rangka koordinasi untuk kebutuhan sembako masyarakat bersama Komanda Kompi dari pihak TDM dan Tokoh Masyarakat Desa Bakelalan Malaysia, Kamis (18/6/2020).

Komandan Kompi (Danki) SSK 5 Lettu Dwi Agung didampingi Camat Heberli. S.E., M.Si, Kepala Imigrasi Krayan, Danramil 0911-06/Krayan, Kapolsek Krayan, OC Mayor dan Tokoh Masyarakat .

Dalam kunjungan kerja ini, Lettu Inf Dwi Agung serta rombongan setibanya di Pos Gabma Bakelalan, pihak Malaysia menerima kedatangan rombongan dengan baik, langsung diterima oleh Komandan Kompi Tentara Diraja Malaysia (TDM) Satgas Pamtas RI-Malaysia, Danpos Gabma Bakelalan Sertu Akhmad Rifa’i dan para Prajurit TDM serta Prajurit Pos Gabma Bakelalan.

Disampaikan Lettu Inf Dwi Agung, kegiatan seperti ini sudah menjadi rutinitas satuan yang bertugas di wilayah perbatasan RI-Malaysia, termasuk Satgas Pamtas Yonif 623/BWU. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar satuan dari kedua negara, sehingga setiap permasalahan di perbatasan dapat diselesaikan dengan baik,”terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Lettu Inf Dwi Agung selain sepakat menjaga perbatasan bersama pada kunjungan ini juga membahas mengenai koordinasi antara Satgas Pamtas, Instansi Pemerintah Daerah Krayan dan Unit 7 Resimen Askar Melayu Diraja malaysia (TDM) beserta Tokoh Masyarakat untuk mengakomodir permasalahan yang terjadi di Krayan Berupa kelangkaan Sembako dan kebuthan pokok Masyarakat lainnya,”ungkapnya

Untuk pelaksanaan kegiatan bongkar muat dilaksanakan di gate perbatasan sehingga kendaraan tidak dibolehkan masuk ke wilayah negara lain dan kegiatan transaksi hannya diperbolehkan untuk logistik dan BBM tidak untuk masyarakat sipil.

“Mediskusikan solusi agar permasalahan ini bisa teratasi dengan cara masing-masing pihak yang berkepentingan melengkapi Dokumen dan Surat-Surat ijin sesuai dengan aturan yang berlaku. Pihak dari Kecamatan Krayan diharuskan menyurati Hingga ke Resident, berkaitan dengan keadaan dan permasalahan yang ada. Untuk mekanisme bongkar muat logistik akan dibicarakan kembali setelah ada persetujuan dari pihak terkait,”imbuh Lettu Inf Dwi Agung

Pos Gabungan Bersama dengan TDM ini juga menyepakati untuk melengkapi dokumen dan surat ijin sambil menunggu keputusan dari Perdana Menteri Malaysia merupakan upaya langkah yang baik antara TNI dengan TDM untuk mengawal perbatasan wilayah operasi, dan hal ini sebagai bukti dan momentum hubungan yang erat dua negara dan dua Angkatan Bersenjata,”tegas Dwi Agung.(Mk-95).

Total Views: 114 ,

Related posts

Leave a Comment