Belajar dari Insiden Nyata, Prajurit Marinir Indonesia Asah Naluri Bertahan Hidup Lewat Helo Dunker di Hawaii

Dispen Kormar TNI AL (Hawaii) PW : Komitmen Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam membentuk prajurit yang profesional dan siap menghadapi segala kondisi terus diwujudkan melalui partisipasi pada Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026. Salah satunya dengan mengikuti Latihan Helicopter Underwater Egress Training (HUET) atau yang dikenal dengan Helo Dunker di Kolam renang Marine Corps Base Hawaii, Selasa (7/7/2026).

Pelatihan ini dirancang untuk membekali prajurit dengan kemampuan menyelamatkan diri apabila helikopter mengalami keadaan darurat dan terjatuh ke laut. Materi yang diberikan meliputi prosedur keselamatan penerbangan, penggunaan peralatan darurat, teknik mempertahankan orientasi di dalam kabin yang terbalik, bernafas dengan tabung oksigen dalam air, pelepasan sabuk pengaman, hingga prosedur evakuasi dan bertahan hidup di perairan.

Sebagai pembuka, peserta menyaksikan dokumenter insiden helikopter CH-47 Chinook USMC yang jatuh ke laut saat melaksanakan pendaratan di kapal perang. Dokumenter tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman di medan operasi dapat terjadi kapan saja, sehingga kesiapan mental, penguasaan prosedur, dan kecepatan mengambil keputusan menjadi faktor utama penyelamatan jiwa.

Komandan Unsur Tugas Marinir, Letkol Marinir Huda Prawira, menegaskan bahwa kemampuan helo dunker merupakan kompetensi wajib bagi prajurit Marinir yang bertugas dalam operasi lintas heli maupun operasi amfibi. “Setiap detik dalam situasi darurat sangat menentukan. Oleh karena itu, setiap prajurit harus memiliki naluri bertahan hidup, disiplin menjalankan prosedur, dan kepercayaan diri untuk keluar dari situasi kritis. Inilah bekal yang akan memperkuat kesiapan tempur prajurit Marinir Indonesia di setiap penugasan,” tegasnya.

Melalui latihan ini, Korps Marinir TNI AL terus memperkuat profesionalisme, interoperabilitas, dan kesiapan tempur prajurit agar mampu beroperasi secara efektif bersama pasukan sahabat dalam setiap misi di lingkungan maritim.

Related posts