SBB PW – Ketegangan sempat terjadi di wilayah Dusun Olas dan Dusun Katapang, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), pada Sabtu (06/06/2026), menyusul peristiwa pembacokan yang menimpa salah satu warga Dusun Olas. Berkat respons cepat aparat TNI-Polri dan Brimob, situasi yang sempat memanas akhirnya dapat dikendalikan sehingga kondisi keamanan kembali kondusif.
Saat dikonfirmasi, Danramil 1513-01/Piru, Kapten Inf Niko Slamanat, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 09.40 WIT ketika seorang warga Dusun Olas bernama La Ilham Rumbia (49), hendak menuju kebun untuk menjemput orang tuanya.
Menurut keterangan yang diperoleh, korban diduga dihadang oleh dua orang tidak dikenal yang menggunakan sweater dan mengendarai sepeda motor matic. Kedua pelaku kemudian mengejar korban dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Dari tiga kali ayunan senjata yang diarahkan kepada korban, satu tebasan mengenai bagian pipi kiri korban. Setelah mengalami luka, korban berhasil menyelamatkan diri dan berlari kembali ke Dusun Olas untuk meminta pertolongan warga.
Kemudian korban sempat dibawa ke Puskesmas Tanah Goyang. Namun karena pelayanan tidak tersedia pada hari Sabtu, korban kemudian dibawa ke rumah keluarganya di Dusun Olas dan mendapatkan penanganan medis dari seorang mantri kesehatan yang berasal dari Dusun Tanah Goyang.
Kabar mengenai penyerangan tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat.
Dengan kejadian ini , warga Dusun Olas mulai berkumpul di ujung kampung dengan membawa berbagai senjata tradisional seperti parang dan tombak. Situasi semakin memanas kemudian sejumlah warga melakukan pemblokiran Jalan Trans Seram menggunakan kayu, ranting pohon, dan batu sebagai bentuk protes atas kejadian yang terjadi.
Ketegangan meningkat pada pukul 11.35 WIT ketika sekelompok massa dari Dusun Katapang berusaha memasuki wilayah Dusun Olas. Namun upaya tersebut berhasil dicegah oleh personel TNI dan Polri yang telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan.
Selanjutnya, pada pukul 12.15 WIT, massa melakukan tindakan pembakaran terhadap satu unit mobil dinas milik Kabag Ops Polres SBB serta satu unit sepeda motor dinas.
Untuk memperkuat pengamanan, satu pleton personel Brimob Kompi Piru tiba di lokasi, Upaya mediasi dan pendekatan persuasif terus dilakukan oleh aparat keamanan. Kemudian Wakapolres SBB memanggil staf Dusun Katapang untuk berkoordinasi dan mengimbau masyarakat agar membubarkan diri serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.
Hasilnya, sekitar pukul 13.45 WIT massa dari Dusun Katapang membubarkan diri dan kembali ke wilayah masing-masing.
Kapten Inf Niko Slamanat menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan rangkaian dari kejadian pembacokan yang terjadi pada malam sebelumnya di wilayah perbatasan Dusun Olas.
Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum segera mengungkap dan menangkap para pelaku yang terlibat sehingga tidak menimbulkan konflik lanjutan di tengah masyarakat.
Saat ini, Danramil 1513-01/Piru bersama personel Kodim 1513/SBB, anggota Polres SBB, dan personel Brimob Kompi Piru masih melaksanakan pengamanan di wilayah perbatasan Dusun Olas dan Dusun Katapang guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Berkat sinergi aparat keamanan dan dukungan tokoh masyarakat, kondisi di kedua dusun kini berangsur normal. Pemblokiran Jalan Trans Seram telah berhasil dibuka dan arus lalu lintas kembali berjalan lancar.
Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut saat ini dilaporkan aman dan terkendali, meskipun aparat tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan perkembangan situasi lebih lanjut.. @dy