SBB PW Seorang nelayan bernama Lasandi (40) tahun warga desa kawa kec seram barat kab SBB dilaporkan hilang saat melaut setelah hingga hari ketiga keberadaannya belum diketahui.27/05/2026
Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi keluarga dan masyarakat nelayan setempat yang terus melakukan pencarian secara mandiri di perairan sekitar rompong tempat korban biasa mencari ikan.
Berdasarkan keterangan istrinya yang juga berusia 40 tahun, Lasandi berangkat melaut pada Senin pagi, 25 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 waktu setempat menuju rompong yang berjarak kurang lebih 14 mil dari daratan.
Saat berangkat, korban hanya membawa bekal sederhana berupa sagu dan dua botol air mineral ukuran Aqua untuk kebutuhan selama di laut. “Ia pergi seperti biasa untuk mencari ikan. Sampai sekarang belum kembali dan belum ada kabar,” ujar sang istri dengan penuh harap.
Pasangan tersebut diketahui memiliki lima orang anak, dengan anak bungsu yang masih berusia dua tahun.
Selama tiga hari terakhir, para nelayan dari kawasan Kawa telah berupaya melakukan pencarian dari satu rompong ke rompong lainnya. Namun hingga kini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahunya. Para nelayan menduga korban mengalami kendala di tengah laut, kemungkinan akibat mesin perahu mogok atau mengalami kerusakan sehingga hanyut terbawa arus.
Masyarakat setempat menduga korban dapat terbawa arus laut hingga ke wilayah perairan Obi maupun Sanana karena kondisi cuaca dan arus laut yang cukup kuat dalam beberapa hari terakhir.
Ketua nelayan setempat, Samsul Sia, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan tim SAR di Ambon untuk meminta bantuan pencarian. Namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu tindak lanjut dan konfirmasi dari instansi terkait.
“Kami sudah menghubungi tim SAR Ambon dan berharap secepatnya ada bantuan pencarian karena masyarakat nelayan sudah berusaha semaksimal mungkin,” kata Samsul.
Keluarga korban kini sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah serta tim SAR agar proses pencarian dapat segera dilakukan secara lebih luas dan maksimal, sehingga keberadaan Lasandi dapat segera ditemukan.. @dy