Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V dalam hal ini Paban Ren Puanter Ster Kodaeral V Letkol Laut (KH) Totok Prasetijo, S.IP., M.Han., menghadiri kegiatan Expose Hasil Survey dan Analisis Data Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM) Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan di The Alana Hotel Surabaya. Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dr. Ir. Mero Marhaento, S.Hut., M.Si., IPM., dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (FKT UGM) dan diikuti berbagai unsur akademisi, instansi pemerintah, serta pemerhati lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Dr. Ir. Mero Marhaento, S.Hut., M.Si., IPM., Ir. Ni Putu Diana Mahayani, S.Hut., M.For., Ph.D., Ir. Denni Susanto, S.Hut., M.Sc., Ph.D., Arif Rahmadi, S.Si., Muhammad Fathi Dhiya Ulhaq, S.Hut., Pembayun Sustrasari, S.E., tim M4CR (Mangroves for Coastal Resilience), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, serta Balai Taman Nasional.
Dalam kesempatan ini disampaikan bahwa hutan mangrove memiliki fungsi ekologis yang sangat penting sebagai pelindung ekosistem pesisir. Selain itu, kegiatan survei dan analisis data KLM bertujuan menyediakan dasar ilmiah berupa data dan informasi yang komprehensif guna mendukung implementasi kebijakan nasional terkait perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove berbasis lanskap.
Provinsi Jawa Timur disebut sebagai salah satu wilayah dengan ekosistem mangrove yang luas dan beragam sehingga menjadi prioritas dalam pengelolaan mangrove di tingkat nasional. Dalam kegiatan tersebut juga dibahas mengenai tipologi kelembagaan pengelolaan mangrove, pemanfaatan sumber daya alam oleh masyarakat di luar kawasan KLM, serta berbagai ancaman terhadap kelestarian lingkungan, termasuk perburuan satwa.
Kehadiran Kodaeral V dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Laut terhadap upaya pelestarian lingkungan pesisir dan ekosistem mangrove sebagai bagian penting dalam menjaga keseimbangan alam dan ketahanan wilayah maritim.