Ndiga, Papua PW Dalam upaya meningkatkan sinergitas dan mewujudkan keamanan di wilayah Papua, Satuan Tugas Batalyon Infanteri 733/Masariku mengadakan pertemuan dengan Bhabinkamtibmas Kampung Mumugu Distrik Krepkuri pada hari Senin (5/5).
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Bapak Walela ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting terkait pengamanan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Komandan Satgas Yonif 733/Masariku, Letkol Inf Julius Jongen Matakena, menyampaikan bahwa komunikasi reguler dengan aparat keamanan setempat merupakan langkah strategis dalam membangun koordinasi yang efektif.
“Kami berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi intensif dengan Babinkamtibmas sebagai upaya mewujudkan stabilitas keamanan di Kampung Mumugu dan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Babinkamtibmas Kampung Mumugu, Brigadir Walela, mengapresiasi inisiatif Satgas Yonif 733/Masariku. “Pertemuan ini sangat penting untuk menyelaraskan langkah dalam pengamanan wilayah.
Dengan koordinasi yang baik, kami dapat bersama-sama mencegah potensi gangguan keamanan dan meningkatkan rasa aman masyarakat,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas beberapa isu penting, di antaranya:
1. Peningkatan patroli bersama di wilayah perbatasan
2. Sistem pelaporan cepat terhadap potensi gangguan keamanan
3. Sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya keamanan lingkungan
4. Program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warga
Kerja sama ini merupakan bagian dari program TNI untuk menjaga kedaulatan NKRI sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
Melalui sinergi TNI-Polri, diharapkan dapat tercipta situasi yang kondusif bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Satgas Yonif 733/Masariku yang saat ini bertugas di wilayah Nduga, Papua akan terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan setempat dan tokoh masyarakat, untuk memastikan terwujudnya stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.@/red