CIAMIS, JABAR – PW.Prestasi 35 Karang Taruna Karya Guna Desa Nasol sempat berada di jalur menuju podium tertinggi Garuda Cup 2026. Tampil agresif sejak awal laga final, Prestasi 35 mampu mengamankan dua set pertama atas MWP Visio Cimaragas.
Namun, keunggulan tersebut akhirnya terlepas setelah MWP Visio melakukan kebangkitan pada tiga set berikutnya. Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Olahraga Majaganda, Minggu (6/9/2026), berakhir dengan kemenangan MWP Visio Cimaragas 3-2.
Sebelum tampil di partai puncak, Prestasi 35 Nasol menunjukkan performa meyakinkan dengan menyingkirkan Katana Tasikmalaya melalui kemenangan 3-0.
Di kubu lain, MWP Visio juga memastikan tiket final setelah mengalahkan Tim Kohar Jaya.
Pertandingan final berlangsung dengan tempo tinggi sejak set pertama. Prestasi 35 Nasol langsung mengambil inisiatif serangan. Pukulan-pukulan keras dipadukan dengan variasi tipuan bola membuat pertahanan MWP Visio kesulitan membaca arah serangan.
Hasilnya, Prestasi 35 mengamankan set pertama dengan skor 25-21.
Memasuki set kedua, tekanan Prestasi 35 belum mengendur. Mereka kembali memainkan pola serangan agresif dan mampu menjaga keunggulan meski MWP Visio memberikan perlawanan ketat.
Set kedua akhirnya kembali menjadi milik Prestasi 35 dengan skor 26-24.
Unggul 2-0 membuat Prestasi 35 hanya membutuhkan satu set lagi untuk mengunci kemenangan.
Tetapi pertandingan berubah pada set ketiga.
MWP Visio melakukan perubahan komposisi dengan memasukkan sejumlah pemain inti. Langkah tersebut membuat permainan mereka lebih solid dan agresif.
Prestasi 35 mulai mendapat tekanan. Serangan balik MWP Visio membuat permainan berbalik lebih ketat hingga akhirnya Visio berhasil mengambil set ketiga dengan skor 25-23.
Skor berubah menjadi 2-1.
Momentum MWP Visio semakin kuat pada set keempat. Mereka tampil lebih percaya diri dan terus menekan melalui serangan serta smash yang dilakukan secara bertubi-tubi.
Prestasi 35 berusaha mempertahankan keunggulannya, namun tekanan MWP Visio semakin sulit dibendung.
Set keempat kembali dimenangkan MWP Visio dengan skor 25-18. Kedudukan pun sama kuat 2-2.
Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui set kelima.
Atmosfer pertandingan semakin memanas. Dukungan penonton kepada kedua tim terus mengalir, sementara para pemain tampil lebih berhati-hati karena setiap angka menjadi sangat menentukan.
Prestasi 35 kembali menunjukkan perlawanan. Mereka sempat memimpin dan mencapai angka 13 dengan selisih dua poin.
Namun, MWP Visio tidak membiarkan pertandingan berakhir dengan mudah. Berbekal pengalaman para pemainnya, Visio terus mengejar hingga kedudukan kembali berimbang.
Kejar-kejaran angka berlangsung sengit dan pertandingan harus melewati deuce hingga dua kali.
Pada momen penentuan tersebut, MWP Visio akhirnya mampu mendapatkan dua angka terakhir dan menutup set kelima dengan skor 17-15.
Kemenangan 3-2 memastikan MWP Visio Cimaragas menjadi Juara I Garuda Cup 2026.
Prestasi 35 Karang Taruna Karya Guna Desa Nasol harus puas menempati posisi Juara II, dan Kohar Jaya Sebagai Juara III sedangkan Katana Tasikmalaya berada di posisi Juara IV.
Meski gagal mengangkat trofi juara, perjalanan Prestasi 35 Nasol layak mendapat apresiasi. Mereka tampil meyakinkan sejak babak sebelumnya dan mampu memberikan tekanan besar kepada MWP Visio di partai final.
Keunggulan dua set yang sempat dimiliki Prestasi 35 menunjukkan bahwa tim asal Desa Nasol tersebut memiliki kualitas permainan dan mental kompetitif yang kuat.
Namun, Garuda Cup 2026 juga menghadirkan pelajaran penting dari sebuah pertandingan final: kemenangan baru benar-benar ditentukan ketika angka terakhir diperoleh.
Bagi Prestasi 35 Nasol, hasil tersebut menjadi pengalaman berharga untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Sementara bagi MWP Visio, kemenangan dramatis 3-2 menjadi buah dari kegigihan mempertahankan peluang hingga set terakhir.***
Reporter: FAI