Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Guna menjaga kesiapan operasional dan memperpanjang usia pakai alat utama sistem persenjataan (alutsista), prajurit Batalyon Roket 1 Marinir (Yonroket 1 Mar) melaksanakan pemeliharaan dan perawatan (Harwat) intensif terhadap Kendaraan Tempur (Ranpur) seperti Mlrs Vampire, Tatrapan dan RM 70 Grad. Kegiatan ini berpusat di Garase Ranpur Yonroket 1 Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (25/06/2026).
Harwat berkala ini merupakan bagian dari komitmen Korps Marinir TNI Angkatan Laut untuk memastikan seluruh material tempur selalu dalam kondisi siap digerakkan kapan saja dalam menyokong tugas operasi maupun latihan.
Sebagai satuan artileri medan dengan daya hancur tinggi, Ranpur peluncur roket seperti MLRS (Multi Launch Rocket System) memiliki kompleksitas sistem yang memerlukan penanganan presisi.
Krgiatan harwat ini meliputi pembersihan, pelumasan, dan pengecekan sistem hidrolik pada rel peluncur untuk menjamin kelancaran proses loading serta akurasi elevasi saat penembakan.
Sementara itu, Danyon Roket 1 Mar Letkol Marinir Baron Habibi, S.M., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa profesionalisme seorang prajurit artileri tidak hanya dinilai dari kemampuannya menembak sasaran, tetapi juga dari kepeduliannya dalam merawat material tempur yang dipercayakan negara.
“Harwat yang rutin dan disiplin adalah kunci keberhasilan operasi. Ketika perintah bergerak turun, kita harus memastikan tidak ada kendala teknis sekecil apapun yang menghambat daya gempur satuan,” tegas Danyon Roket 1 Marinir.