Prajurit Yonkes 1 Marinir Berikan Edukasi Penanganan Gawat Darurat Kepada Siswa Komcad ASN

Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta).​ Prajurit Batalyon Kesehatan 1 Marinir (Yonkes 1 Mar) TNI AL memberikan Edukasi Penanganan Gawat Darurat di Lapangan kepada siswa Komponen Cadangan (Komcad) dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Praktek dan aplikasi ini dilaksanakan di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan aplikasi dikemas secara interaktif melalui teori dan praktek lapangan, seperti ​manajemen Jalur Napas (Airway Management) mengingat korban trauma sering kali mengalami sumbatan jalan napas, dokter dan prajurit Yonkes 1 Mar mendemonstrasikan teknik jaw-thrust dan head-tilt chin-lift untuk membuka jalan napas tanpa memperparah cedera tulang belakang korban.

Materi berikutnya, Pemberhentian Pendarahan Hebat (Bleeding Control) kepada korban tusuk kayu. Siswa Komcad didampingi secara langsung cara menggunakan tourniquet taktis, melakukan pressure dressing (balut tekan), hingga memanfaatkan kain atau kassa untuk menyumbat luka tusuk.

Pesan Utama Dokter Yonkes 1 Marinir Kapten Laut (K) dr. Syarif Hidayatullah menyampaikan bahwa melalui pembekalan praktis ini, Yonkes 1 Marinir tidak hanya mentransfer ilmu medis, tetapi juga membentuk mentalitas yang tangguh, tanggap, dan siap sedia pada diri setiap Siswa Komcad ASN Kemhan.

“Ketenangan adalah kunci. Ketika kalian panik, pasien yang akan menanggung akibatnya. Kuasai teknik taktis ini, karena di medan latihan maupun medan penugasan sebenarnya, kalian adalah garis pertahanan pertama bagi nyawa rekan kalian,” ujarnya.

​Setelah demonstrasi selesai, giliran para Siswa Komcad melaksanakan praktek dan didampingi ketat oleh para prajurit Yonkes 1 Marinir yang berpengalaman untuk memastikan bahwa teknik yang diserap benar dan akurat sesuai standar medis.

Related posts