TNI AL, Dispen Kormar (Sidoarjo) PW : Komandan Brigade Infanteri 2 Marinir Kolonel Marinir Daniel Tarigan mendampingi tim Observasi Lapangan Pada Tahapan Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Mandiri Satker TNI menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Tahun 2025 yang dipimpin oleh Paban VIII RB Srenum TNI Kolonel Laut (S) Dede Suhendrawan meninjau sistem barcode data senjata di Batalyon Infanteri 3 Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Rabu (15/10/2025).

Pada kesempatan tersebut tim Observasi Lapangan Pada Tahapan Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Mandiri Satker TNI mengecek validasi dan kecepatan sinkronisasi data pada saat pengambilan senjata dari gudang senjata dan data yang berada di Staf Kendali Satuan yang berada di Markas Komando (Mako) Batalyon melalui sistem barcode data senjata.
Paban VIII RB Srenum TNI menyampaikan bahwa kunjungan ke Yonif 3 Marinir tersebut untuk meninjau sistem barcode data senjata yang berada di Satuan dalam hal ini Yonif 3 Marinir.
Kolonel Laut (S) Dede Suhendrawan juga menjelaskan bahwa sistem barcode data senjata merupakan salah satu tindakan dalam memenuhi komitmen organisasi untuk membangun sistem kerja yang transparan, profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan etika kedinasan dalam tuntutan administratif yang wajib dilakukan.

Tidak hanya itu, Paban VIII RB Srenum TNI menambahkan, pemanfaatan teknologi informasi dan digitalisasi sistem administrasi perlu dilakukan dalam upaya efisiensi dan akurasi pelaporan serta peningkatan pengawasan dan pembinaan personel guna mencegah terjadinya penyimpangan.
Sementara itu Komandan Brigif 2 Marinir Kolonel Marinir Daniel Tarigan juga menyampaikan bahwa komitmen ini bukan hanya merupakan tuntutan administratif, tetapi juga pembinaan mental ideologi, moral, dan etika prajurit untuk menumbuhkan semangat bersih, profesional dalam setiap pelaksanaan tugas serta perubahan pola pikir (Mindset) dan budaya kerja (Culture Set) seluruh personel.
“Oleh karena itu, kami menempatkan kegiatan observasi lapangan ini sebagai proses pembelajaran dan perbaikan Satuan dalam menjalankan Zona Integritas Mandiri Satker TNI,” pungkas Komandan Brigif 2 Marinir.