Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku Laksanakan Anjangsana Di Rumah Adat “JEW” Suku Asmat Papua

 

PAPUA, PW 12 Juli 2025 – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat Papua dan menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan, prajurit Satuan Tugas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku melaksanakan kegiatan anjangsana di rumah adat “Jew” Suku Asmat yang berada di Kampung Mumugu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Papua.

Sekaligus pada kesempatan tersebut Prajurit Masariku juga membagikan paket sembako kepada masyarakat yang hadir.

Kegiatan anjangsana yang dipimpin oleh Komandan Titik Kuat Batas Batu Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku ini merupakan bagian dari program komunikasi sosial (komsos) yang bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan membangun kepercayaan antara TNI dengan masyarakat adat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, para prajurit juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada puluhan kepala keluarga Suku Asmat.

Dalam rilisnya Komandan Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku, Letkol Inf Julius Jongen Matakena menyampaikan bahwa,

“Kegiatan ini sangat penting dalam rangka membangun kedekatan emosional dengan masyarakat Suku Asmat. Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran TNI di wilayah perbatasan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk melindungi, menghormati budaya lokal, dan membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Komandan Satgas.

Dalam kunjungan tersebut, para prajurit disambut dengan hangat oleh tetua adat dan warga Suku Asmat. Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, dimana kedua belah pihak saling bertukar informasi mengenai kondisi keamanan wilayah dan kebutuhan masyarakat setempat.

Kepala Suku Asmat, Bapak Daniel Menjah menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran TNI yang senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang selalu hadir di tengah-tengah kami. Kehadiran bapak-bapak ini membuat kami merasa aman dan terlindungi,” ungkap Kepala Suku.

Selama kegiatan anjangsana, para prajurit juga menyampaikan pesan-pesan penting terkait menjaga keamanan wilayah perbatasan, pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, serta ajakan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Yonif 733/Masariku yang bermarkas di Wilayah Nduga memiliki tugas pokok menjaga wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Batalyon ini secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan komunikasi sosial dengan masyarakat lokal untuk membangun hubungan yang harmonis dan mendukung stabilitas keamanan wilayah perbatasan.

Kegiatan anjangsana ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan TNI dengan masyarakat adat, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga yang bermukim di wilayah perbatasan.@/red

Related posts