Nduga, Papua PW Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat setempat dan melestarikan budaya Indonesia, prajurit Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku menggelar kegiatan pelatihan pencak silat untuk anak-anak Papua di Distrik Kenyam Kabupaten Nduga Papua pada hari Jum’at 23 Mei 2025.
Dalam rilisnya Komandan Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku Letkol Inf Julius Jongen Matakena menyampaikan,
“Kami sangat senang bisa berbagi ilmu pencak silat kepada anak-anak di sini. Pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai disiplin, menghormati sesama, dan membentuk karakter yang kuat,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini meliputi pembelajaran gerakan dasar pencak silat, teknik pertahanan diri, serta penanaman nilai-nilai filosofi yang terkandung dalam seni bela diri tradisional Indonesia ini. Para prajurit juga mengajarkan sejarah dan makna budaya di balik setiap gerakan pencak silat.
Salah satu pemuda Distrik Kenyam menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan. “Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah memberikan pelatihan ini kepada anak-anak kami. Ini sangat bermanfaat untuk perkembangan fisik dan mental mereka,” ucapnya.
Salah seorang peserta, Yohanes (12 tahun), mengaku senang bisa belajar pencak silat. “Saya suka belajar gerakan-gerakan ini. Bapak tentara mengajar dengan sabar dan baik,” katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembinaan Teritorial Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku dalam rangka membangun kedekatan dengan masyarakat perbatasan.
Selain pelatihan pencak silat, satgas juga rutin mengadakan kegiatan sosial lainnya seperti bakti sosial, pengobatan gratis, dan penyuluhan kesehatan.
“Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menjaga perbatasan, tetapi juga untuk menjadi bagian dari masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan daerah perbatasan,” tambah Komandan Satgas.
Pelatihan pencak silat ini direncanakan akan dilanjutkan secara berkala dengan harapan dapat membentuk kelompok pencak silat lokal yang dapat terus mengembangkan seni bela diri tradisional Indonesia di tanah Papua.@/red