Jakarta, PW: “TNI Angkatan Laut (TNI AL) memberdayakan tenaga kerja daerah untuk mengembangkan Kampung Bahari Nusantara (KBN) yang merupakan cluster ekonomi yang dinamakan Indonesian Naval Aquagriculture Program (INAP) yaitu sebuah program budidaya udang vaname dengan proses budidaya didarat menggunakan air laut.” Demikian dikatakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dihadapan awak media seusai melaunching program INAP, bertempat di Pantai Pebuahan, Banyu Biru Kec. Negara, Kab. Jembrana Bali, Rabu (23/02).
Menurut Kasal dengan adanya program-program yang bagus ini bisa menyerap tenaga kerja daerah dan juga dapat menciptakan pakan ternak yang mungkin selama ini terhambat dengan adanya Covid, kemudian penanaman rumput laut, anggur laut dan juga penanaman mangrove. “Bibitnya kita tanam di seluruh pantai sehingga nantinya mengurangi abrasi serta meningkatkan kesuburan tanah di laut kemudian endapannya bisa digunakan sebagai pupuk. Produk pupuk tersebut akan kita tawarkan kepada penjual tanaman hias maupun tanaman buah. Apakah ini bisa digunakan menjadi pupuk tanaman hias, ya sangat banyak sekali dampaknya maupun hasil-hasil dari pembuangan limbah maupun dari produk unggulan kita,” jelas Laksamana Yudo.
Program Kampung Bahari Nusantara ini mencangkup program wisata, kemudian edukasi dan juga Kesehatan. Selain itu, nantinya TNI AL bersama-sama dengan Kementrian, Lembaga serta Pemerintah Daerah, mampu mewujudkan Kampung Bahari Nusantara yang sasarannya untuk kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
Program ini sedang dalam proses pembangunan pada tiga lokasi di Jembrana Bali dengan kapasitas masing-masing 30 kolam pada lahan 6 hektar. INAP Tahap I yang berlokasi di Desa Pabuahan, Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana melakukan penebaran benur udang Vaname perdana pada 23 Februari 2022, sedangkan INAP Tahap II dan Tahap III yang juga berlokasi di Kabupaten Jembrana sedang dalam proses pembangunan.