Siswa Dikko Korps Marinir 164 Di Berondong Penembak Dopper.

SITUBONDO – PW: Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Dankodiklatal) Laksamana Muda TNI Nurhidayat bersama Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, S.E., MM meninjau Latihan Praktek (Lattek) Pendidikan Komando (Dikko) -164 di Daerah Latihan (Rahlat) Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran. Situbondo, Jawa Timur, Senin (20/7/2020).

Kedatangan Dankodiklatal bersama Gubernur AAL disambut langsung oleh Komandan Puslatpurmar 5 Baluran Letkol Mar Agus Wahyudi beserta Kolonel Mar Sarjito (Dankodikmar), Kolonel Mar Hedro Suwito (Wadan Kodikmar), Kolonel Hadi Sumarto (Paban IV Evadik) dilanjutkan menuju lapangan Dopper untuk menerima Laporan Komando (Lapko) paparan dari Letkol Mar Aribowo Agus P selaku Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Dikko -164.

Kunjungan dilaksanakan dalam rangka menijau langsung pelaksanaan kegiatan Dopper yang di ikuti 369 siswa Dikko -164, yang terdiri dari (24 siswa Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 67 kejuruan Korps Marinir, 75 siswa Dikmaba XXXIX/II, 270 siswa Dikmata XXXIX/II) yang saat ini masuk latihan hari pertama dari 3 hari yang di rencanakan.

Salah satu pelatih Dopper Puslatpurmar 5 Baluran, Koptu Mar Edy Kartono mengatakan, “Dopper merupakan simulasi pertempuran yang sesungguhnya, dengan posisi merayap mendekati kubu-kubu musuh (Banker) yang akan dihancurkan, ditembaki baik dari  sisi kanan dan kiri oleh musuh dari atas ketinggian atau bukit”.

“Dopper bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri, melatih kebiasaan, ketenangan, kemampuan dan keberanian saat berada di bawah tekanan tembakan musuh” kata Pelatih berpangkat Kopral satu.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Komandan Puslatpurmar 5 Baluran Letkol Mar Agus Wahyudi menjelaskan “Para penembak Dopper merupakan Pelatih Puslatpurmar 5 Baluran, Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar) yang telah terlatih bersertifikat kualifikasi penembak Dopper dan berpengalaman”.

Sebelum mengakhiri kunjungan, Dankodiklatal menjelaskan,  “Dikko merupakan tahap akhir dari Pendidikan Marinir di Kodiklatal. Teori yang di berikan pelatih, tinggal di aplikasikan di lapangan dan medan tempur yang sesungguhnya. Tetap semangat untuk menjadi prajurit Korps Marinir yang hebat, karena semua prajurit Marinir harus di tempa melalui Pendidikan Komando”.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para pelatih, yang telah menggembleng para siswa. Karena semua ilmu yang diberikan kepada para siswa, akan diterapkan dan melekat pada jiwa seorang prajurit Marinir yang siap di tempatkan di mana saja” pungkas Dankodiklatal.

Total Views: 442 ,

Related posts