Oleh. dr. Friedrich M Rumintjap, Sp.OG (K(, MARS, FISQua, FRSPH, FIHFAA Pendahuluan Rumah Sakit Sentosa Bogor, dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-17, melaksanakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut adalah edukasi dan promosi kesehatan bertema “Cegah Stunting dengan Perbaikan Pola Makan”. Artikel ini akan menganalisis pentingnya program ini dalam konteks kesehatan masyarakat serta bagaimana RS Sentosa berperan dalam upaya nasional untuk mengatasi masalah stunting. Pentingnya Edukasi dalam Pencegahan Stunting Edukasi gizi yang diberikan oleh RS Sentosa sangat relevan mengingat tingginya angka…
Baca SelengkapnyaCategory: KESEHATAN
Pendekatan Proaktif dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Sentosa Bogor
Oleh. dr. Friedrich M Rumintjap, Sp.OG (K(, MARS, FISQua, FRSPH, FIHFAA Pendahuluan Dalam rangka perayaan ulang tahunnya yang ke-17, Rumah Sakit Sentosa Bogor telah melaksanakan berbagai kegiatan kesehatan proaktif, termasuk pemeriksaan kesehatan dan Mini MCU. Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memenuhi harapan masyarakat. Artikel ini akan mengeksplorasi bagaimana pendekatan proaktif ini berkontribusi dalam mendeteksi dini penyakit dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Pemeriksaan kesehatan dan Mini MCU yang diselenggarakan oleh RS Sentosa adalah bagian dari strategi untuk mendeteksi…
Baca SelengkapnyaDrama Kehidupan Anak dengan Penyakit Ginjal Diabetik: Kajian Multidimensi dari Perspektif Ilmu Administrasi
Penulis: 1. dr. Dedianto, Sp.A., FRSPH, FISQua, FIHFAA 2. DR. H. Ahyar Wahyudi, S.Kep. Ns, M.Kep., CISHR, FISQua, FRSPH, FIHFAA Pendahuluan Penyakit ginjal diabetik (DKD) adalah salah satu kisah pilu dalam drama kesehatan yang sering kali luput dari perhatian kita. Pada halaman-halaman kehidupan anak-anak yang seharusnya penuh dengan canda tawa dan permainan, terselip kisah tentang jarum suntik, mesin dialisis, dan kunjungan rutin ke rumah sakit. Di balik statistik dan data epidemiologi, ada wajah-wajah muda yang harus bergulat dengan penyakit serius ini. Melalui narasi ini, kita akan menelusuri perjalanan mereka dengan…
Baca SelengkapnyaAktivitas Fisik sebagai Kunci Pencegahan Penyakit Kronis (Perspektif Kedokteran Kelautan)
Oleh. Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, SpKL Subsp.KT(K), SE., M.Kes., MH., C.FEM., FIHFAA, FISQua, FRSPH Aktivitas fisik memainkan peran vital dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyakit kronis. Namun, data terbaru menunjukkan bahwa hampir sepertiga populasi dewasa dunia tidak mencapai tingkat aktivitas fisik yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2022. Fenomena ini mengkhawatirkan, mengingat peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, demensia, dan kanker akibat ketidakaktifan fisik. Melalui lensa kedokteran kelautan artikel ini akan menakar secara kritis akar permasalahan kurangnya aktivitas fisik, serta menawarkan solusi berbasis teori…
Baca SelengkapnyaMengukir Masa Depan Keselamatan Pasien: Kiprah LAFKI di Istanbul
Oleh. PP Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia Tentu saja, langit Istanbul akan menyambut kami dengan lembut ketika LAFKI (Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia) kembali menapakkan jejak pada gelaran konferensi internasional yang penuh semangat dan harapan. Kali ini, lebih dari enam belas delegasi berangkat dengan misi mulia—meningkatkan mutu dan keselamatan pasien di tanah air. Setahun yang lalu, langkah serupa di Seoul mengukir kenangan dan pembelajaran yang tak ternilai. Kini, kami membawa tekad yang sama, namun dengan cakrawala yang lebih luas dan pandangan yang lebih dalam. Simfoni Internasional di Istanbul Konferensi…
Baca SelengkapnyaMengurai Benang Harapan dalam Tapis Jaminan Kesehatan: Antara Realita dan Asa
Penulis: DR. H. Ahyar Wahyudi, S.Kep. Ns, M.Kep., CISHR, FISQua, FRSPH, FIHFAA Pendahuluan Di tengah riuh rendah perubahan zaman, Pemerintah Indonesia berusaha menenun jaring pengaman bagi setiap warganya melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2024. Kebijakan ini adalah upaya menggugah kembali harapan dalam sistem jaminan kesehatan nasional, yang disusun sebagai respon atas evaluasi mendalam terhadap kebijakan sebelumnya. Perpres Nomor 59 Tahun 2024 hadir dalam konteks kebutuhan mendesak untuk menyesuaikan kebijakan jaminan kesehatan dengan dinamika epidemiologi dan siklus hidup masyarakat. Evaluasi tata kelola sebelumnya menunjukkan perlunya perbaikan dalam distribusi manfaat…
Baca SelengkapnyaMengukir Masa Depan Keselamatan Pasien: Kiprah LAFKI di Istanbul
Oleh. PP Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia Tentu saja, langit Istanbul akan menyambut kami dengan lembut ketika LAFKI (Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia) kembali menapakkan jejak pada gelaran konferensi internasional yang penuh semangat dan harapan. Kali ini, lebih dari enam belas delegasi berangkat dengan misi mulia—meningkatkan mutu dan keselamatan pasien di tanah air. Setahun yang lalu, langkah serupa di Seoul mengukir kenangan dan pembelajaran yang tak ternilai. Kini, kami membawa tekad yang sama, namun dengan cakrawala yang lebih luas dan pandangan yang lebih dalam. Simfoni Internasional di Istanbul Konferensi…
Baca SelengkapnyaKRIS: Transformasi Menuju Kesetaraan Layanan Kesehatan
Oleh. dr. Friedrich Max Rumintjap, Sp.OG(K), MARS, FISQua, FIHFAA, FRSPH (Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia) Pendahuluan Dalam upaya menciptakan kesetaraan dalam akses layanan kesehatan, pemerintah Indonesia meluncurkan transformasi sistem kelas BPJS Kesehatan menjadi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Langkah strategis ini dirancang untuk menghapus diskriminasi dalam layanan kesehatan berdasarkan status ekonomi peserta. Namun, seperti halnya setiap kebijakan besar, implementasi KRIS menghadapi berbagai tantangan yang kompleks dan memerlukan pendekatan yang holistik, mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Awal Perubahan: Dari Kelas ke Standar Transformasi ini bertujuan untuk menghapus sistem kelas yang selama…
Baca Selengkapnya517 Warga Desa Tempuran, Semarang Mendapatkan Pelayanan Medis Masyarakat dari Djarum Foundation
SEMARANG – 517 Warga Masyarakat ikuti kegiatan Pelayanan Medis Masyarakat yang diberikan gratis bagi santri dan masyarakat di sekitar Ponpes Al Siroj Desa Tempuran, Kec. Bringin, Semarang bertempat di halaman SMK Unggulan Al Siroj (Sabtu 13/07/2024). Pelayanan Medis Masyarakat ini diadakan Djarum Foundation melalui program Djarum Sumbangsih Sosial. Djarum Foundation berkolaborasi dengan YBSI (Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku) dan pihak pondok pesantren Al Siroj. Pengasuh Ponpes Al Siroj, K.H. Abdul Qowi menyampaikan rasa terima kasih dan mengapresiasi kegiatan yang digelar di pondoknya. ”Terima kasih untuk perhatian yang diberikan berbagai pihak…
Baca SelengkapnyaIntegritas Akademik: Pilar Utama Kemajuan Pendidikan Tinggi (Bagian 3)
Oleh: Dr. H. Ahyar Wahyudi, S.Kep.Ns., M.Kep., CISHR, FISQua, FRSPH, FIHFAA (Alumni Universitas Indonesia dan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya) Pendidikan tinggi memegang peranan vital dalam membentuk masa depan bangsa. Dosen, sebagai ujung tombak pendidikan, memiliki tanggung jawab besar untuk tidak hanya mendidik, tetapi juga berinovasi. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, tiga elemen utama menjadi krusial dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi: integritas akademik, kepemimpinan transformasional, dan berbagi pengetahuan. Artikel ini menggali bagaimana ketiga elemen ini berinteraksi dan berkontribusi terhadap inovasi dosen, membentuk ekosistem pendidikan yang lebih baik…
Baca Selengkapnya