MAGELANG – PW : Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoad untuk tahun ini berbeda dari biasanya. Dikreg ke-58 pertama dengan menggelar video conference yang terpusat di Seskoad Bandung dan disiarkan secara langsung dari markas Kotama masing-masing di berbagai wilayah di Indonesia. Termasuk di Akademi Militer bertempat di Aula Depatemen Matematika, Pengetahuan alam dan Teknologi (Depmipatek) Akmil, yang di ikuti oleh 10 personel, terdiri dari 8 personel organik Akmil dan 2 personel dari organik Kodam IV/Diponegoro.
Video conference ini pertama kalinya dilaksanakan di dalam dunia pendidikan TNI AD. Sesuai perintah Bapak Kasad, kami memanfaatkan teknologi dan juga dihadapkan dengan situasi dimasa pandemi Covid-19 saat ini. Hal ini merupakan tantangan ke depan yang harus dihadapi sehingga kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” kata Kapenumas Akmil.
“Kebutuhan SDM kini menjadi prioritas TNI AD. Untuk tahun ini Pendidikan Seskoad selama 6 (enam) bulan, pada tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan selama 11 bulan. Dengan waktu yang dipersingkat tersebut, para Perwira Siswa (Pasis) Seskoad angkatan 58 diharapkan bisa mengeksploitasi kemampuan diri,” tutur Letkol Kukuh.
Harapannya, dengan pembelajaran di Akmil melalui video conference dengan Seskoad akan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) dari TNI AD yang unggul. Kemajuan teknologi harus didukung oleh sumber daya manusia yang unggul. Para Pasis harus memanfaatkan kesempatan belajar di Akmil secara maksimal melalui video conference ini. (Pen/Muis)