TANAH BUMBU – Antisipasi dini terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat di tingkat daerah. Bertempat di Aula Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembekalan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Gulbencal Karhutla) oleh Tim Penyuluhan dari Markas Besar (Mabes) TNI pada Senin (14/9).
Kegiatan strategis ini dipimpin dan disambut langsung oleh Camat Mantewe, Nyariman, S.Sos., M.M., serta dihadiri oleh jajaran Muspika, Pasi Ops Kodim 1022/Tnb Kapten Inf Sahlan, Kapolsek Mantewe, Danramil Mantewe, BPBD, Damkar, pihak Puskesmas, Linmas, serta perwakilan masyarakat dan TRC perusahaan setempat.
Dalam sambutannya, Camat Mantewe Nyariman menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan pembekalan langsung dari Mabes TNI. Mengingat wilayah geografisnya yang cukup jauh dari perkotaan, kehadiran Tim Mabes TNI menjadi suntikan semangat bagi seluruh unsur satgas di daerah.”Kecamatan Mantewe saat ini masuk dalam kategori rawan Karhutla.
Saat ini persediaan air di embung-embung desa juga sudah mulai menipis. Oleh karena itu, kekompakan unsur satgas sangat krusial agar penanganan bisa dilakukan secara cepat jika terjadi kebakaran,” ujar Nyariman.
Sebagai langkah konkret jangka panjang, pihak kecamatan merencanakan pembentukan Posko Satgas Karhutla Mantewe secara permanen untuk mempercepat mobilisasi dan pergerakan tim di lapangan. Hingga saat ini, Tim Muspika juga terus gencar melakukan patroli serta sosialisasi guna mengedukasi masyarakat terkait bahaya membuka lahan dengan cara membakar.
Sementara itu, Tim Satgas Mabes TNI yang dipimpin oleh Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., M.H., Sp.K.L., menegaskan bahwa kehadiran TNI di lapangan merupakan implementasi nyata dari amanah negara dan arahan strategis Presiden RI dalam penanggulangan bencana di daerah.”Berdasarkan Undang-Undang Operasi Militer Selain Perang (OMSP), tugas kami adalah membantu pemerintah daerah dalam Gulbencal Karhutla.
Kami melihat kesiapan Satgas Karhutla di tingkat kecamatan di Tanah Bumbu ini sudah sangat siap,” jelas Kolonel Laut (K) Hisnindarsyah.Mabes TNI juga menekankan pentingnya penanganan terpadu yang meliputi aspek sosialisasi, aksi nyata di lapangan, hingga penindakan hukum. Untuk mengoptimalkan sarana prasarana penunjang, Tim Mabes TNI mendorong adanya kolaborasi kuat antara Pemerintah Daerah dengan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan swasta di sekitar wilayah operasional.”Kami berharap kolaborasi Pemda dan CSR perusahaan dapat diwujudkan segera, khususnya dalam pembuatan embung-embung air baru serta pemenuhan peralatan Damkar yang lebih memadai. Sinergitas ini adalah kunci utama agar kita selalu siap menghadapi potensi bencana,” tutupnya ( HSD/SAHLAN/PenKodim1022)