CIAMIS, JABAR – PW. Pengamanan di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis tidak selalu identik dengan pendekatan yang kaku. Setiap akhir pekan, petugas menghadirkan ruang kebersamaan melalui kegiatan nonton bareng (nobar) warga binaan dengan menyuguhkan film yang sarat pesan moral dan nilai edukasi.
Seperti terpantau pada Jumat malam, 11 September 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, warga binaan terlihat antusias memenuhi lapangan blok hunian untuk mengikuti kegiatan nobar.
Suasana yang biasanya identik dengan rutinitas pembinaan dan pengamanan berubah menjadi lebih hangat. Tawa, haru dan keseruan mewarnai kegiatan ketika warga binaan menyaksikan film yang telah dipilih oleh petugas.
Kepala Lapas Ciamis melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Reza Ikhwan Purnama, S.Tr.Pas., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan pengamanan yang humanis sekaligus upaya menghadirkan hiburan yang tetap memiliki nilai edukatif.
Menurutnya, film yang ditayangkan tidak dipilih semata-mata karena unsur hiburannya. Materi tontonan diupayakan mengandung pesan moral, mendorong semangat berkreativitas dan memberikan pengalaman positif bagi warga binaan.
“Tujuannya agar terjalin kedekatan antara warga binaan dan petugas,” ungkap Reza.
Ketika Hiburan Menjadi Ruang Pembinaan
Bagi warga binaan, nobar menjadi salah satu ruang untuk sejenak melepas kejenuhan dari rutinitas sekaligus mendapatkan pesan positif melalui tontonan.
Salah seorang warga binaan, Nurdiansyah, mengaku menikmati kegiatan tersebut. Menurutnya, selain memberikan hiburan, film yang diputar juga menyampaikan sejumlah pesan kehidupan yang dapat menjadi bahan renungan.
“Nobar ini selain hiburan dari film yang diputar, ada beberapa pesan moral tentang kejujuran, kesetiakawanan dan balasan kebaikan untuk setiap perbuatan baik. Terima kasih, Pak KPLP, kami sangat terhibur,” ujarnya.
Pesan-pesan tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan. Hiburan ditempatkan bukan sekadar untuk mengisi waktu luang, tetapi juga sebagai media komunikasi yang lebih ringan untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan.
Pendekatan semacam ini menunjukkan bahwa pengamanan di lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan beriringan dengan pembinaan. Petugas tetap menjalankan fungsi pengamanan, namun komunikasi dan interaksi dengan warga binaan dibangun melalui pendekatan yang manusiawi.
Rutin Setiap Akhir Pekan
Pihak Lapas Ciamis berencana mempertahankan program nobar tersebut agar terus bergulir setiap akhir pekan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu bentuk pembinaan dari jajaran pengamanan dengan menghadirkan hiburan yang edukatif sekaligus membangun hubungan positif antara petugas dan warga binaan.
Pada akhirnya, pembinaan di dalam Lapas bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi juga bagaimana membangun kembali sikap, pola pikir dan kepercayaan diri agar warga binaan memiliki bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Dari sebuah layar dan tontonan sederhana, Lapas Ciamis mencoba menghadirkan pesan yang lebih besar: pengamanan dapat tetap tegas, tetapi pendekatan kepada manusia tidak harus kehilangan sisi kemanusiaannya.***
Jurnalis: FAI