SBB PW — Di tengah musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), ancaman kebakaran lahan kembali terjadi. Kobaran api yang muncul di kawasan perbatasan perkebunan pisang ABK PT SIM, Dusun Waitoso, Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, nyaris merembet ke area perkebunan, Sabtu (29/8/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIT. Api yang berada di sekitar perbatasan lahan perkebunan mulai menjalar akibat kondisi lahan yang kering dan hembusan angin yang cukup kencang.
Situasi tersebut membuat para karyawan ABK PT SIM bergerak cepat. Meski sebagian besar pekerja telah menyelesaikan pekerjaan dan pulang, mereka memilih kembali ke lokasi setelah mendapat informasi mengenai kobaran api yang semakin mendekati kawasan perkebunan pisang.
Tanpa menunggu lama, para karyawan langsung bahu-membahu melakukan pemadaman. Dengan peralatan seadanya, mereka berusaha membuat api tidak semakin meluas dan masuk ke area tanaman pisang.
Salah satu karyawan, Papy, mengungkapkan bahwa api sebenarnya telah muncul sejak sekitar pukul 10.30 WIT. Saat itu, kobaran api sempat berhasil dipadamkan. Namun, angin yang kembali bertiup kencang membuat api kembali menyala.
“Api ini sudah dari pukul 10.30 WIT. Sempat kami padamkan, tetapi karena angin kembali bertiup kencang, api menyala lagi,” kata Papy.
Keterbatasan peralatan tidak menyurutkan semangat para pekerja. Air diangkut menggunakan jonder dan kemudian digunakan untuk menyiram titik-titik api. Mereka juga memanfaatkan alat penyiram sederhana untuk menjangkau bagian lahan yang terbakar.
Kerja sama dan kekompakan para karyawan akhirnya membuahkan hasil. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIT.
Aksi tersebut menjadi gambaran nyata rasa memiliki dan tanggung jawab para karyawan terhadap lingkungan kerja mereka. Bagi para pekerja, menjaga perkebunan bukan hanya tugas saat jam kerja, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap aset perusahaan dan keberlangsungan usaha.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi kemarau panjang dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan. Kewaspadaan dan kepedulian bersama sangat diperlukan untuk mencegah api kembali meluas, khususnya di kawasan perkebunan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.. @dy