SBB PW Usai mengikuti video conference (vicon) bersama Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga, dilaksanakan acara gunting pita sebagai tanda diresmikannya Jembatan Layuen yang berada di Desa Lumoli, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kamis (13/8/2026).
Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat karena jembatan yang telah selesai dibangun kini dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aktivitas warga.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 151/Binaiya, Brigjen TNI Rafles Manurung, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Jembatan Garuda yang dicanangkan pemerintah.
“Baru saja Bapak Presiden melaunching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air. Untuk wilayah Kodam XV/Pattimura terdapat 57 titik jembatan, sementara di wilayah Maluku terdapat 24 titik. Kabupaten SBB mendapatkan enam titik jembatan dan dua titik air yang seluruhnya sudah selesai di kerjakan,” ujar Danrem.
Menurutnya, Jembatan Layuen memiliki asas manfaat yang sangat besar karena diperkirakan digunakan oleh lebih dari 1.500 masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut memberikan kemudahan bagi warga dalam mengakses pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan ekonomi, serta berbagai aktivitas sosial lainnya.
Danrem menegaskan pembangunan jembatan tidak hanya melihat persyaratan administratif, tetapi lebih mengutamakan manfaat yang dirasakan masyarakat. Apalagi, jumlah penerima manfaat mencapai lebih dari 1.000 orang.
Pada kegiatan tersebut, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto juga menyerahkan bingkisan kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian TNI kepada warga.
Peresmian Jembatan Layuen diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta mempercepat mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Lumoli dan sekitarnya.. @dy