Karang Taruna Nasol Tancap Gas, Olahraga dan Edukasi Warnai Kebangkitan Pemuda

CIAMIS, JABAR– PW.Semangat kebangkitan pemuda kembali terlihat di Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Karang Taruna Desa Nasol terus menghidupkan berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat melalui rangkaian Nasol Cup 2026, yang kali ini menghadirkan turnamen tenis meja dengan peserta dari 10 dusun.

Turnamen tersebut digelar di Gedung Olahraga Desa Nasol, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384, HUT ke-80 Bhayangkara Polri, sekaligus menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebelum turnamen tenis meja, Karang Taruna Desa Nasol telah menggelar sejumlah pertandingan olahraga, di antaranya bola voli putra dan putri antardusun serta pertandingan catur kategori umum.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi ruang pertemuan warga dari berbagai dusun untuk mempererat silaturahmi dan membangun kembali semangat kebersamaan.

Ketua Karang Taruna Desa Nasol, Muhamad Rifa’i, mengatakan turnamen tenis meja telah masuk dalam agenda kegiatan yang disusun panitia sejak awal.

“Ini bukan sekadar pertandingan. Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi bagi warga,” kata Rifa’i.

Menurutnya, olahraga menjadi salah satu cara sederhana untuk menjaga kebugaran sekaligus mempertemukan masyarakat di tengah kesibukan masing-masing.

“Kami ingin warga bisa berkumpul, berolahraga, sekaligus menjaga kekompakan,” ujarnya.

Yadi Rebut Gelar Juara

Persaingan turnamen tenis meja berlangsung hingga pertandingan akhir. Yadi dari Dusun Carik akhirnya berhasil keluar sebagai juara pertama.

Posisi kedua ditempati Agus dari Dusun Cikuda, sementara Askom dari Dusun Desa berhasil meraih juara ketiga.

Panitia memberikan trofi dan medali kepada para pemenang. Selain itu, peserta yang berhasil meraih prestasi juga mendapatkan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi.

Rifa’i mengatakan penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi agar masyarakat semakin tertarik mengikuti kegiatan olahraga.

Ia berharap Nasol Cup 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari besar. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk menemukan bibit-bibit atlet muda potensial dari Desa Nasol.

“Harapannya, dari kegiatan seperti ini muncul atlet-atlet muda yang nantinya bisa membawa nama baik Desa Nasol di bidang olahraga,” katanya.

Dari Olahraga hingga Edukasi

Geliat Karang Taruna Desa Nasol mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Tokoh masyarakat Desa Nasol, Unang Danuwarso, menilai berbagai kegiatan yang digelar menunjukkan adanya semangat baru dalam organisasi kepemudaan tersebut.

Menurut Unang, Karang Taruna sebelumnya sempat pasif. Namun, kini organisasi tersebut mulai kembali menghadirkan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Inovasinya baik dan positif. Setelah lama pasif, sekarang langsung bangkit dan ngegas dengan berbagai kegiatan,” ujar Unang.

Ia menyebut aktivitas Karang Taruna tidak hanya berkutat pada kegiatan olahraga. Sejumlah kegiatan sosial dan edukasi juga mulai dilakukan, termasuk sosialisasi mengenai pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Bagi Unang, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemuda desa memiliki potensi besar untuk mengambil peran dalam membangun kehidupan sosial masyarakat.

Olahraga menjadi salah satu sarana mempererat kebersamaan, sementara kegiatan sosial dan edukasi menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan sehingga Karang Taruna Desa Nasol tidak hanya aktif ketika momentum hari besar berlangsung, tetapi mampu menjadi wadah kegiatan pemuda yang berkelanjutan.

Rangkaian Nasol Cup 2026 pun diharapkan tidak sekadar menghasilkan para juara, tetapi juga melahirkan semangat baru di kalangan pemuda dan masyarakat untuk terus bergerak, berolahraga, berkarya, serta menjaga persatuan dan kekompakan di Desa Nasol.(Red) ***

 

Related posts