Edukasi Sejak Dini, Satlantas Polres Garut Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas kepada Anak

 

GARUT, JABAR — PW. Satuan Lalu Lintas Polres Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak bersama siswa TK Anggrek Cendekia dan RA Ar Rahim, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh keceriaan ini diikuti puluhan anak dengan tujuan mengenalkan tugas-tugas kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas.

Melalui pendekatan edukatif, para peserta diberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya keselamatan di jalan, seperti mengenal rambu-rambu lalu lintas, penggunaan helm, serta cara menyeberang jalan yang aman.

Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas Polres Garut menyampaikan materi secara interaktif dan menyenangkan. Metode pembelajaran dikemas melalui permainan, tanya jawab, hingga simulasi sederhana di lapangan, sehingga anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat pesan yang disampaikan.

Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak, guna menumbuhkan rasa aman serta kepercayaan terhadap institusi kepolisian sejak dini.

Para guru pendamping menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, karena dinilai efektif dalam membentuk karakter disiplin serta meningkatkan kesadaran berlalu lintas pada anak.

Kasat Lantas Polres Garut, Lucky Martono, menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda sejak dini.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk edukasi kepada anak-anak agar mereka mengenal aturan lalu lintas dan menanamkan budaya tertib di jalan. Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan sadar akan keselamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan yang digunakan sengaja dibuat humanis dan menyenangkan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh anak-anak.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor budaya tertib di lingkungan sekitarnya.***

Penulis: FAI

Related posts