Jakarta, PW: Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Prajurit Batalyon Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri (Yon Kapa) 1 Marinir TNI Angkatan Laut melaksanakan kegiatan Pemeliharaan dan Perawatan (Harwat) Kendaraan Tempur (Ranpur) guna menjaga kesiapan operasional serta meningkatkan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas-tugas Korps Marinir, bertempat di Garase Yonkapa 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan Harwat tersebut difokuskan pada kendaraan tempur BTR-4 dan KAPA K-61 yang merupakan Alutsista andalan Batalyon Kapa 1 Marinir dalam mendukung mobilitas serta kekuatan tempur di berbagai medan operasi. Pemeliharaan yang dilaksanakan meliputi pemeriksaan mesin, sistem kelistrikan, pengecekan perangkat komunikasi, sistem persenjataan, hingga pengecekan kondisi fisik kendaraan secara menyeluruh.
Kegiatan ini dilaksanakan secara terencana dan terkoordinasi oleh para prajurit pengawak ranpur dengan penuh tanggung jawab, guna memastikan setiap kendaraan tempur selalu berada dalam kondisi siap operasional kapan pun dibutuhkan.
Lebih lanjut, Komandan Batalyon Kapa 1 Marinir TNI AL, Letkol Marinir Kankan Hendrayana, S.E., dalam arahannya menekankan kepada seluruh prajurit agar selalu menjaga dan merawat setiap alutsista yang menjadi tanggung jawab Satuan.
“Ranpur merupakan salah satu unsur utama dalam mendukung keberhasilan tugas satuan. Oleh karena itu, seluruh prajurit harus memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian tinggi terhadap pemeliharaan serta kesiapan kendaraan tempur agar selalu siap digunakan dalam setiap penugasan,” tegas Danyon Kapa 1 Mar.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa kegiatan Harwat ini juga merupakan bentuk pembinaan satuan dalam meningkatkan kemampuan teknis prajurit serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap material yang digunakan dalam pelaksanaan tugas.
Dengan dilaksanakannya kegiatan pemeliharaan dan perawatan secara rutin dan berkesinambungan, diharapkan seluruh kendaraan tempur Batalyon Kapa 1 Marinir senantiasa berada dalam kondisi prima, sehingga mampu mendukung kesiapan tempur prajurit Korps Marinir.