TNI AL, Pasmar 1. Di tengah keterbatasan dan duka yang menyelimuti warga terdampak bencana, secercah harapan kini mulai terlihat. Satuan Tugas (Satgas) Zeni 1 Marinir TNI Angkatan Laut hadir membawa solusi nyata melalui pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat Tolang Jolu, Kec. Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (12/02/2026).
Bencana yang melanda sebelumnya telah memaksa banyak keluarga tinggal di pengungsian dengan fasilitas terbatas. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga pada kesehatan dan psikologis warga, terutama anak-anak dan lansia. Melihat kondisi tersebut, Satgas Zeni 1 Marinir TNI AL bergerak cepat. Dengan peralatan dan kemampuan teknik yang dimiliki, para prajurit bahu-membahu mendirikan huntara yang layak dan aman untuk dihuni.
Bagi warga, keberadaan Satgas Zeni 1 Marinir TNI AL menjadi simbol harapan di tengah masa sulit. Senyum mulai kembali terlihat saat satu per satu huntara berdiri. Anak-anak pun dapat beristirahat dengan lebih tenang, sementara orang tua kembali memiliki ruang untuk menyusun rencana masa depan.
Dari kesulitan yang mendalam, kini tumbuh secercah harapan. Melalui kerja nyata dan kepedulian, Satgas Zeni 1 Marinir TNI AL membuktikan bahwa kebersamaan dan gotong royong mampu menjadi kekuatan untuk bangkit dan menata kehidupan kembali.
Sementara itu, Danyon Zeni 1 Mar Letkol Marinir Maykel Indra Nandar, M.Tr.Opsla., selaku Komandan Satuan Tugas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (Dansatgas PRCPB) menegaskan bahwa pembangunan huntara ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AL terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Kami hadir tidak hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga untuk menguatkan semangat warga agar tetap optimis menghadapi masa depan,” ujarnya.
Huntara inj dibangun dirancang dengan konstruksi kokoh, ventilasi yang memadai, serta pembagian ruang yang fungsional agar keluarga dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. Meski bersifat sementara, hunian ini diharapkan mampu menjadi tempat yang aman.