Sekda MBD Mulai Berkantor, Prioritaskan Pembenahan Birokrasi dan Uji Kompetensi Pejabat

 

TIAKUR, peloporwiratama.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Barat Daya (MBD) Eduard J.S. Davidz resmi memulai tugasnya pada Kamis, 6 November 2025, dua hari setelah dilantik Bupati MBD. Pejabat yang akrab disapa “Pak Body” itu langsung menggelar konferensi pers untuk memaparkan program prioritas yang akan dijalankannya.

Dalam keterangan pers pertamanya, Eduard menegaskan peran strategis jabatan Sekda sebagai jembatan antara visi kepala daerah dengan implementasi program di lapangan. Ia menganalogikan Bupati sebagai kepala dan Sekda sebagai leher yang menghubungkan seluruh organ birokrasi.

“Jabatan yang saya emban bukan sekadar posisi strategis, melainkan tanggung jawab besar untuk menjembatani visi dan misi Bupati–Wakil Bupati, agar dapat diterjemahkan ke dalam program kerja nyata di lapangan,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) MBD itu menyoroti tantangan besar pada 2026, terutama keterbatasan anggaran daerah akibat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini menuntut birokrasi bekerja lebih efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Untuk memperkuat kualitas birokrasi, Eduard mengumumkan pelaksanaan uji kompetensi bagi seluruh pejabat struktural lingkup Pemkab MBD pada 12–15 November 2025. Uji kompetensi ini merupakan bagian dari penataan sistem birokrasi agar setiap pejabat benar-benar kompeten di bidangnya.

“Uji kompetensi akan dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis komputer. Tidak ada titipan atau kepentingan tertentu. Setiap pejabat akan diuji berdasarkan kemampuan dan kompetensinya,” tandas Eduard.

Sekda juga menekankan pentingnya sinergi antara seluruh perangkat daerah untuk menghadapi tantangan anggaran. Ia berharap dengan komitmen bersama, birokrasi MBD tetap mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Timor Leste tersebut.

“Tugas utama saya adalah memastikan mesin birokrasi berjalan optimal untuk mendukung pemerintahan dan menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Eduard.

Dalam kesempatan tersebut, Eduard juga mengapresiasi peran media massa sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia menilai jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai program dan kebijakan kepada publik secara luas.

Ke depan, Eduard menargetkan birokrasi MBD dapat bekerja lebih terarah, disiplin, dan profesional. Ia mengajak seluruh aparatur untuk meningkatkan kerja sama, loyalitas, dan integritas demi pelayanan publik yang berkualitas.

“Kita harus bergerak bersama. Tantangan pasti ada, tetapi dengan semangat kebersamaan, semua bisa kita hadapi demi kemajuan Maluku Barat Daya yang kita cintai,” tutup Eduard.
(PW-19)

Related posts