Jembatan Penghubung Harapan: Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku Bangun Kembali Akses Vital di Kampung Mumugu

 

Papua PW 09 September 2025 – Di tengah keterbatasan infrastruktur di wilayah perbatasan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile Yonif 733/Masariku hadir sebagai oase harapan.

Dengan sigap, mereka memperbaiki jembatan rusak di Gereja Katolik Kuasi Paroki Santo Damian, Kampung Mumugu 2, Distrik Sawa Erma, yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat setempat.

Jembatan yang merupakan akses utama bagi warga untuk beribadah ini, mengalami kerusakan akibat faktor alam dan kurangnya perawatan. Kondisi ini sangat mengganggu mobilitas warga dan menghambat kegiatan sosial ekonomi.

Melihat kondisi tersebut, Komandan Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku, Letkol Inf Julius Jongen Matakena, berinisiatif untuk melakukan perbaikan.

Dengan semangat gotong royong, para prajurit bersama warga setempat bahu-membahu memperbaiki jembatan tersebut.

“Kami merasa terpanggil untuk membantu masyarakat yang kesulitan akibat jembatan rusak ini. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dansatgas Yonif 733/Masariku.

Pada hari pertama pengerjaan, fokus utama adalah pembongkaran struktur jembatan lama yang sudah rapuh dan tidak layak.

Setelah pembongkaran selesai, tim langsung bergerak cepat memasang tiang-tiang pondasi baru sebagai dasar yang kuat untuk jembatan yang akan dibangun.

Proses ini dilakukan dengan cermat dan hati-hati untuk memastikan kekuatan dan keamanan jembatan di masa mendatang.

Perbaikan jembatan ini disambut gembira oleh warga Kampung Mumugu. Mereka menyampaikan terima kasih kepada Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah memperbaiki jembatan kami. Sekarang kami bisa beribadah dan beraktivitas dengan lebih mudah,” kata Tokoh Agama setempat, Pastor Sipri… @/red

Related posts