BAGAIMANA TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK / HBOT MENGHAMBAT PERTUMBUHAN KANKER?

Oleh: Hisnindarsyah

Salah satu cara Terapi Oksigen Hiperbarik dapat memengaruhi sel kanker adalah membuat suasana kaya oksigen : hiperoksia ditingkat seluler. Kondisi menyebabkan berkurangnya hipoksia , kondisi rendah oksigen yang umum terjadi pada tumor kanker.

Hipoksia (kekurangan oksigen) dapat memicu peradangan/ inflamasi. Dan Terapi Oksige Hiperbarik / HBOT membantu mengatasi hipoksia, sehingga mengurangi peradangan dan produksi faktor inflamasi seperti IL-6, HIF-1α, dan TNF-α.

Hipoksia merupakan ciri khas penting tumor padat dan melibatkan peningkatan kelangsungan hidup sel, angiogenesis, metabolisme glikolisis, dan metastasis, penjelasab Pusat Informasi Bioteknologi Nasional (NCBI).

Terapi oksigen hiperbarik/ HBOT telah digunakan selama berabad-abad untuk memperbaiki atau menyembuhkan gangguan yang melibatkan hipoksia dan iskemia, dengan meningkatkan jumlah oksigen terlarut dalam plasma dan dengan demikian meningkatkan pengiriman O2 ke jaringan.

Terapi HBOT juga dapat secara signifikan mengurangi peradangan dalam tubuh secara keseluruhan. Untuk mengetahui pengurangan inflamasi dan pengurangan perkembangan Tumor ,dapat menggunakan tumor marker yang meliputi CEA, CA 19-9, CA 125, AFP, dan CA 15-3.

Pemeriksaan marker kanker biasanya dilakukan melalui tes darah, tetapi juga bisa dilakukan pada sampel urine, feses, atau jaringan tubuh lainnya.
Dan biasanya, peradangan meningkat pada penderita kanker.

Kadar oksigen yang tinggi juga dapat mendorong pertumbuhan pembuluh darah baru. Namun, peningkatan pertumbuhan pembuluh darah ini tidak memengaruhi pertumbuhan sel kanker.

Mengapa? karena pertumbuhan sel kanker terjadi melalui aktivitas anaerobik, bukan melalui respirasi seluler. Ahli biologi sel peraih Nobel, Otto Warburg, menemukan keunikan ini pada sel kanker pada tahun 1930-an.

Feldemeier , Carl, dan rekan-rekannya dalam artikel mereka yang berjudul “Terapi Oksigen Hiperbarik: Apakah Terapi Ini Mendorong Pertumbuhan atau Kekambuhan Keganasan?” menyimpulkan litelature review menunjukkan mekanisme angiogenesis tumor dan kemungkinan mekanisme lain yang menyebabkan kanker atau percepatan pertumbuhan memberikan sedikit dasar bagi HBO T untuk meningkatkan pertumbuhan ganas atau metastasis. Namun demikian Riwayat keganasan tidak boleh dianggap sebagai kontraindikasi untuk terapi HBO2.” ( Undersea Hyperb Med 2003 Spring;30(1):1-18.)

HBOT DAN PROSES PENYEMBUHAN ALAMI

HBOT juga terbukti memberikan harapan sebagai bagian dari rencana pemulihan pengobatan kanker.

Karena Terapi Oksigen Hiperbarik meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam aliran darah dan mengurangi peradangan. Sehingga proses penyembuhan pun dipercepat. Sehingga proses pulih lebih cepat setelah kemoterapi dan terapi radiasi pada pasien kanker.

Dengan terapi radiasi, baik sel kanker maupun sel sehat diserang, sehingga jaringan sehat rusak. Disinilah peran Terapi oksigen hiperbarik untuk melakukan restorasi / perbaikam dengan membantu menyediakan oksigen dan nutrisi ke jaringan yang rusak ini.
Termasuk membantu area tersebut menumbuhkan pembuluh darah baru (yang mungkin telah rusak selama radiasi) dan jaringan kanker yang rusak untuk pulih kembali.

Kunci magic dan secretnya HBOT dan Kanker ada pada ukuran tekanannya. Akan di bahas di bab berikut.

Related posts