Bunga Telang si cantik yang kaya manfaat

 

Oleh Ira Rachmawati Arsyadi
Universitas teknologi digital

Belakangan ini Clitoria Ternatea yang dikenal banyak orang dengan nama Tanaman Telang atau Butterfly pea semakin populer di Indonesia, walaupun tanaman ini masuk kedalam golongan sebagai tanaman holtikultura, tetapi tanaman ini memiliki sangat banyak manfaat bagi lingkungan dan Kesehatan. Tumbuhan ini digunakan sebagai obat herbal dan makanan, akarnya digunakan dalam pengobatan Hindu “ayurveda”. Bunga telang yang berwarna biru keunguan dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami makanan, dengan cara dicuci, ditumbuk, direbus dan disaring
Referensi pertama untuk genus, yang mencakup ilustrasi tumbuhan, dibuat pada tahun 1678 oleh Jakób Breyne, seorang naturalis Polandia, yang menggambarkannya sebagai Flos clitoridis ternatensibus, yang berarti ‘Bunga klitoris Ternate”. Sedangkan, nama spesiesnya diambil dari nama pulau asal spesimen Linnaeus tersebut; yang merupakan pulau Ternate yang terletak di bagian utara Kepulauan Maluku
Beberapa manfaat dan penggunaan berbagai bagian tanaman telang yaitu, meningkatkan kualitas tanah. Bagian Bunga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk makanan dan minuman, studi di Journal of food, Science and Technology menemukan bunga dan daunnya kaya antioksidan yang dapat digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai gangguan Kesehatan dan mengurangi stress oksidatif, sedangkan batangnya dapat dimanfaat kan sebagai pakan ternak karena banyak mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi hewan ternak, dalam feepedia dikatakan bahwa tanaman ini dapat digunakan sebagai pupuk hijau, dan berguna dalam revegetasi lokasi penambangan batubara di Queensland tengah Australia dan untuk akarnya, banyak digunakan pada pengobatan traditional untuk gangguan pencernaan, demam, masalah pernapasan dan untuk Pereda nyeri

Manfaat Kesehatan dan Penggunaannya secara Tradisional
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bunga telang dapat membantu meningkatkan kesehatan mata, Procedia Chemistry mengatakan, dalam studi yang dilakukannya, bunga telang membantu menjaga dari penyakit konjungtivitis dengan menjadi penjaga agar tidak ada bakteri yang dapat merusak mata dan mensterilkannya. Di India, bunga telang dikenal sebagai Shankhpushpi dan digunakan dalam pengobatan Ayurveda untuk meningkatkan fungsi otak. Dalam sistem pengobatan tradisional India, bunga telang dipercaya sebagai tonik otak dan diyakini dapat meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Asetilkolin akan menurun seiring bertambahnya usia yang menyebabkan hilangnya memori dan masalah lainnya. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Pharmaceutical Biology, bunga telang mengandung asetilkolin yang jika dikonsumsi dapat membantu meningkatkan kadar asetilkolin di otak.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pharmacology Biotechnology and Behavior mencatat, kandungan-kandungan yang ditemukan pada bunga telang memiliki aktivitas nootropik, ansiolitik, antidepresan, antikonvulsan dan antistres, dengan kata lain, bunga ini juga bagus untuk saraf otak.
Journal of Natural Remedies, mengatakan jika rutin mengkonsumsi bunga telang, akan membantu memperbaiki kinerja otak. Sebab, bunga telang memiliki manfaat kesehatan pada otak yang meningkatkan kemampuan berpikir. Menurut Journal of Natural Remedies Januari 2013 Kandungan asam palmitat yaitu senyawa yang mirip dengan asam linoleat. yang ada pada bunga telang dapat meningkatkan energi, menyegarkan otak, dan meningkatkan stamina tubuh. Asam linoleat adalah asam lemak omega-3 esensial, yang bisa mengontrol kadar kolesterol dalam darah, yang bermanfaat melindungi sistem saraf pusat dari kerusakan.
Asam palmitat, memiliki sifat antioksidan yang berperan sebagai antidepresan alami. Teh bunga telang ini dipercaya dapat meredakan stres, meredakan kecemasan dan depresi, karena mengandung asam palmitat. Dalam Journal of Molecules, dan Food Research Internation (2022) bunga telang mampu memperlambat pembentukan sel lemak, mengkonsumsi teh bunga telang dua kali, seminggu dapat melancarkan sistem pencernaan. Konsumsi teh bunga telang dapat dilakukan ketika perut dalam keadaan kosong, sehingga dapat membantu tubuh mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Teh ini, tidak mengandung kafein, karbohidrat, lemak, dan kolesterol sehingga aman digunakan untuk diet.
Bunga telang juga memiliki kandungan bioflavonoid yang mampu menurunkan kolesterol dan kadar lemak dalam darah, sehingga dapat memperkuat dan menyuplai antioksidan untuk menjaga kesehatan jantung. Journal of Pharmacy Research mencatat, berbagai unsur yang bermanfaat telah ditemukan di berbagai bagian tanaman telang. Konstituen kimia aktif yang dilaporkan dari tanaman ini adalah tanin, resin, pati, taraxerol, taraxerone, alkaloid, flavonoid, saponin, protein, antosianin dan karbohidrat, sehingga tanaman ini bermanfaat juga untuk mengobati sakit kepala, migrain, radang tenggorokan, penyakit kulit, asma, sendi bengkak, sakit telinga, erupsi, demam, infeksi saluran kemih, sembelit, kusta dan gangguan sistem saraf pusat, menurunkan risiko kanker pada seseorang, mengurangi peradangan karena mengandung 51-52 persen asam oleat atau asam yang biasa di temukan pada minyak zaitun.

Berdasarkan penelitian dari International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences disimpulkan bahwa sumber anti oksidan pada bunga telang di hasilkan oleh ekstrak methanol yang ada di dalam nya, sedangkan kandungan antioksidan dan anti astmatik ekstrak etanol dari akar bunga telang menunjukkan perlindungan yang signifikan terhadap alergi. Biji bunga telang mengandung flavonoid glikosida, sedangkan ekstrak tumbuhannya mengandung senyawa fenolik. Dipercaya dapat mempercepat penyembuhan luka, baik dengan cara diminum maupun dioles . Tropical Journal of Pharmaceutical Research juga mencatat, ekstrak air daun dan bunga dari bunga telang secara signifikan mengurangi glukosa serum, hemoglobin terglikosilasi dan aktivitas enzim glukoneogenik, glukosa-6-fosfatase, tetapi meningkatkan insulin serum, glikogen hati dan otot rangka dan aktivitas enzim glikolitik, glukokinase.
Menurut penelitian Journal Pharmacology Biotechnology and Behavior, bunga telang memiliki kandungan nootropic, ansiolotik, antidepresan, antikonvulsan dan antistress yang bermanfaat untuk meningkatkan kinerja sistem saraf, dimana system saraf memiliki peran penting dalam metabolisme seluruh tubuh. Berdasarkan penelitian Journal of Traditional and Complimentary Medicine bunga telang, mampu membantu mengatasi beberapa masalah reproduksi pada perempuan selain menstruasi yang tidak teratur, keputihan yang tidak normal hingga membantu kehamilan, bunga ini juga dapat menjadi alternatif sebagai pengganti kafein selama kehamilan.
Studi Multidisciplinary Digital Publising Institute mencatat, bunga telang dapat menghambat aktivitas amilase pankreas, yang mengarah pada pengurangan pelepasan maltosa dari tepung. Temuan menunjukkan bahwa penambahan ekstrak bunga telang ke dalam tepung dapat menghambat kecernaan pati melalui penghambatan enzim pencernaan karbohidrat, termasuk amilase pankreas dan glukosidase usus. Penggunaan bunga telang dalam bentuk diminum atau dioleskan telah dipercaya dalam beberapa tradisi pengobatan tradisional untuk membantu dalam proses penyembuhan luka. Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun tanaman ini memiliki potensi manfaat kesehatan, konsultasi dengan profesional kesehatan sebelum menggunakan sebagai pengobatan adalah langkah yang bijaksana, terutama untuk mengetahui dosis yang tepat dan kemungkinan interaksi dengan obat-obatan atau kondisi medis lainnya.

Daftar Pustaka
Al-Asmari, A. K,Al -Elaiwi AM, Md Athar T,Tariq M, Al Eid A,Al Asmary S 2014. A Review of Hepatoprotective Plants Used in Saudi Traditional Medicine. Evid Based Complementary and Alternative Medicine, 2014:2014:890842, doi:10.1155/2014/890842., pp 22 National Libabry of Medicine, National Center of Biotechnology Information
Breyne, Jakób (1637 -1697). Exoticarum aliarumque minus cognitarum plantarum centuria prima  [Exotic and other less-known plants of the first century] (dalam bahasa Latin). Biblioteca Digital del Real Jardin Botanico de Madrid: David-Fridericus Rhetius.

Related posts