Bupati Noach Prioritaskan Percepatan Penurunan Kemiskinan Dalam Musrenbang RKPD Tahun 2025

 

Pelopor Wiratama MBD – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten MBD Tahun 2025 di gelar di Gedung Serbaguna Tiakur. Musrenbang RKPD mengangkat tema “Percepatan Penurunan Kemiskinan Melalui Peningkatan Infrastruktur, Peningkatan Kualitas SDM, dan Pengembangan Ekonomi Berbasis Ungglan Daerah”

Bupati MBD Benyamin Th. Noach membuka secara resmi Musrenbang RKPD Tahun 2025 tersebut ditandai dengan pemukulan tifa.

Kegiatan yang di laksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) tersebut berlangsung, Kamis,(04/04/2024).

Hadir dalam Musrenbang ini Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Th. Noach, ST bersama Ketua TP. PKK Kabupaten Maluku Barat Daya Relly A. Noach, Wakil Bupati MBD Drs. Agustinus L. Kilikiky, M. Si, Forkopimda, Wakil Ketua DPRD, Pj. Sekda Drs. Daud Remialy bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten MBD Ade Remialy, Para Asisten, Staf Ahli, Sekretaris Klasis GPM Pulau-pulau Lemola Pdt. R Hitipeuw/L, S. Si, Pimpinan OPD, Instansi Vertikal, Camat, Lurah, Perwakilan Lembaga atau Forum lainnya, masyarakat, dan undangan lainnya.

Pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun ini, fokus utama akan diberikan pada percepatan penurunan tingkat kemiskinan. Ini akan dilakukan melalui tiga pendekatan utama: peningkatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan pengembangan ekonomi berbasis potensi unggulan daerah. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Maluku Barat Daya.”kata Bupati Saat Memberikan Sambutan.

Saat ini kita akan masuk pada RKPD Tahun ke empat untuk membahas rencana kerja pemerintah daerah Tahun Anggaran 2025 Program pembangunan itu terkadang menyerap aspirasi rakyat ada keinginan dan ada kebutuhan kita harus pandai-pandai memilah Mana yang menjadi keinginan semata dan mana yang menjadi kebutuhan yang benar-benar dilaksanakan sehingga kemiskinan kita terus menurun.

Bupati berharap musrenbang ini benar-benar di godok dengan saksama kita memprioritaskan kebutuhan rakyat bukan keinginan rakyat. “Yang harus kita prioritaskan adalah kebutuhan mendasar dalam rangka percepatan penurunan kemiskinan di kabupaten Maluku Barat Daya,” tegas Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam mencapai target penurunan kemiskinan.

“Kita bersyukur kepada Tuhan dengan kerja keras kita semua angka kemiskinan Kabupaten Maluku Barat Daya tahun ke tahun mulai menurun karena, awal pemerintahan angka kemiskinan 30,20 persen dan puji syukur saat ini sudah turun 25 persen masih jauh dari standar angka kemiskinan secara Nasional,”ucap Bupati.

Oleh karena itu, saya berharap kita terus melakukan percepatan pembangunan sehingga angka kemiskinan kita minimal bisa setara dengan angka kemiskinan Nasional

Bupati menambahkan angka penurunan stunting menggambarkan Tran penurunan dari tahun ke tahun Kami berharap tahun ke depan angka stunting kita menuju angka nol “tidak perlu lagi ada stunting di Kabupaten Maluku Barat Daya” Kita punya potensi laut yang cukup besar katanya kalau stunting itu karena kurang protein Hewani kita punya ikan lebih banyak dari penduduknya ikan kita jauh lebih banyak dari penduduk Maluku Barat Daya,”imbuhnya.

Oleh karena itu saya berharap semua stakeholder baik di tingkat Kabupaten, kecamatan maupun desa mendorong masyarakat untuk terus menumbuh kembangkan pangan lokal dan mengkonsumsi pangan lokal.

Diakhir sambutannya Bupati menyampaikan Tujuan dari dilaksanakannya Musrenbang RKPD tahun anggaran 2025 yaitu untuk membahas dan mendapatkan masukan, saran dan pandangan terhadap rancangan RKPD Kabupaten MBD tahun anggaran 2025.

“Besar harapan kami melalui Musrenbang RKPD ini diperoleh sinergitas yang lebih baik antar pemerintah daerah dengan masyarakat, swasta serta segenap stakeholder terkait,” ucapnya.(EW)

Related posts