RATUSAN POHON PELANGI DITANAM DI KESATRIAN MARINIR HARTONO

Jakarta, PW: TNI AL. Pasmar 1, Jumat (05/05/2023). Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Brigjen TNI (Mar) Umar Farouq, S.A.P., CHRMP., M.Tr. Opsla., M.Han., mendampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto melestarikan alam dengan cara menanam pohon pelangi bertempat di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan.

Tujuan penanaman pohon pelangi ini ialah untuk melestarikan dan membersihkan udara dari polusi serta sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Pohon pelangi menyajikan keindahan karya seni alami dari Sang Pencipta dengan berbagai warna yang menempel. Ada merah, biru, hijau, kuning, cokelat, dan aneka warna lainnya, mulai dari akar hingga pucuk tertingginya. Nama ilmiahnya adalah Eucalyptus deglupta yang berarti kayu putih yang mengelupas, pohon ini lebih dikenal dengan nama pohon pelangi atau rainbow eucalyptus.

Begitu unik, batang kayu pohon pelangi tidak memiliki warna seperti umumnya, misalnya cokelat atau cokelat kehitaman. Tetapi warnanya beraneka ragam, persis seperti warna pelangi di langit saat hujan reda. Sepintas, gradasi warna pada pohon yang juga dikenal dengan nama leda ini mirip dengan seragam pasukan-pasukan elite militer sehingga pohon pelangi juga dijuluki pohon kamuflase.

Pohon ini tumbuh besar dan tinggi menjulang, tanaman ini merupakan endemik asli Indonesia dan banyak ditemukan di Papua Niugini, Pulau Papua, Pulau Seram, Maluku, dan Sulawesi.

Related posts