Jakarta, PW: Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut, (Jakarta). Komandan Batalyon Roket 1 Marinir, Letkol Marinir Bagus Sutrisno, S.E., CTMP., M.M.S., mengikuti kegiatan brainstorming Kelompok Kerja (Pokja) Penyusunan Kajian Konsep Perang Masa Depan (Future Warfare) TNI Angkatan Laut Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut (Sahli Kasal) secara daring melalui konferensi video, bertempat di Ruang Rapat Gedung Nanggala, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut dalam merumuskan konsep peperangan masa depan untuk menghadapi dinamika lingkungan strategis, perkembangan teknologi militer, serta perubahan karakteristik peperangan laut modern.
Keikutsertaan Danyon Roket 1 Marinir sebagai satu-satunya Komandan Satuan Pelaksana (Dansatlak) yang mewakili Pasmar 1 sekaligus Korps Marinir dalam forum tersebut menjadi bentuk kontribusi pemikiran terhadap pengembangan konsep Future Warfare TNI Angkatan Laut.
Konsep peperangan masa depan menuntut pengembangan kemampuan tempur yang mengintegrasikan personel dan teknologi. Aspek yang menjadi perhatian meliputi kerja sama manusia dan mesin (human-machine teaming), Battle Management System (BMS), sistem nirawak (unmanned systems), serta kemampuan tembakan presisi jarak jauh (long-range precision fires) sebagai pengganda daya tempur (force multiplier) dalam operasi multidomain.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan visi dan pemikiran strategis dalam merumuskan konsep peperangan masa depan yang adaptif, terintegrasi, dan berbasis teknologi. Dengan demikian, hasil kajian diharapkan dapat mendukung penguatan daya tempur serta kesiapan operasional TNI Angkatan Laut dalam menghadapi tantangan peperangan modern.