HUT ke-81 TNI, Dandim 1513/SBB Tegaskan Soliditas Prajurit dan Kemanunggalan Bersama Rakyat

 

SBB, PW — Komando Distrik Militer (Kodim) 1513/SBB melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Makodim 1513/SBB, Jalan Trans Huamual, Dusun Loun, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (5/10/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1513/SBB Letkol Arh Jaka Putra Dinda. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh para perwira staf Kodim 1513/SBB, seluruh prajurit Kodim, personel Koramil jajaran, serta ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLI Dim 1513/SBB.

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026 mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menjadi penegasan pentingnya kekuatan TNI yang dibangun bersama seluruh komponen bangsa dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim 1513/SBB Letkol Arh Jaka Putra Dinda, disampaikan bahwa tema HUT ke-81 TNI sangat relevan dengan visi dan misi TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim.

Menurutnya, negara terus memperkuat TNI, baik melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN TNI maupun modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan. Penguatan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme setiap prajurit sesuai bidang tugas masing-masing.

Ditegaskan pula bahwa TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan berjuang demi kepentingan rakyat. Karena itu, kedekatan, kebersamaan, serta sinergitas antara TNI dan seluruh komponen bangsa harus terus dipelihara untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis global, regional, dan nasional yang semakin dinamis dan kompleks, setiap prajurit TNI juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun provokasi yang dapat memecah belah soliditas TNI.

Panglima TNI juga mengingatkan seluruh prajurit dan PNS TNI agar bijak menggunakan media sosial. Prajurit diminta tidak latah memberikan komentar maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.

Selain itu, seluruh prajurit diminta melaksanakan setiap tugas dengan ikhlas, menghindari segala bentuk tindakan melawan hukum serta tindakan yang dapat merugikan rakyat, karena tugas TNI semata-mata untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI atas dedikasi serta integritas dalam menjalankan tugas.

Namun, kepercayaan masyarakat tersebut tidak boleh membuat TNI lengah. Masih terdapat berbagai hal yang harus dibenahi dan ditingkatkan bersama agar TNI semakin mampu menjadi garda terdepan sekaligus benteng terakhir dalam menjaga keutuhan NKRI… @dy

Related posts