PSGC Gagal Tambah Poin, Laskar Singacala Dituntut Bangkit di Laga Berikutnya

CIAMIS, JABAR — PW.Perjuangan PSGC Ciamis di Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027 kembali diuji. Bermain di hadapan publik Stadion Galuh, Sabtu (26/9/2026), Laskar Singacala harus mengakui keunggulan Semen Padang FC dengan skor 0-2.

Hasil tersebut menjadi catatan bagi PSGC dalam perjalanan kompetisi yang masih panjang. Meski gagal mengamankan poin di kandang, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan kedua tim tampil agresif sejak menit awal.

Semen Padang lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui pemain nomor punggung 09, Spaso.

Gol tersebut sempat diperdebatkan karena terdapat dugaan posisi offside. Wasit kemudian melakukan pengecekan melalui VAR sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut dan mengubah skor menjadi 0-1.

Tertinggal, PSGC berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan. Sejumlah upaya dibangun untuk membongkar pertahanan Semen Padang, termasuk peluang melalui tendangan ke arah gawang.

Namun hingga babak pertama berakhir, keunggulan 1-0 untuk Semen Padang tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Laskar Singacala tidak mengendurkan upaya untuk mengejar ketertinggalan. Permainan berlangsung semakin terbuka, sementara tensi pertandingan meningkat.

PSGC mencoba mengambil inisiatif serangan, sedangkan Semen Padang berupaya memanfaatkan ruang melalui serangan balik.

Memasuki menit ke-80, usaha PSGC kembali mendapat ujian. M. Rahmat, pemain bernomor punggung 97, berhasil memanfaatkan sebuah terobosan untuk mencetak gol kedua bagi Semen Padang.

Skor berubah menjadi 0-2.

Di sisa waktu pertandingan, PSGC tetap berusaha mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, skor tidak berubah.

Selain dua gol Semen Padang, pertandingan juga mencatat dua kartu kuning untuk pemain PSGC. Ahmad Subagja Basith nomor punggung 83 dan Kaka Reda nomor punggung 89 masing-masing mendapat kartu kuning.

Kekalahan di Stadion Galuh menjadi bagian dari evaluasi PSGC dalam menghadapi perjalanan kompetisi musim 2026/2027.

Sepak bola tidak hanya berbicara tentang kemenangan, tetapi juga bagaimana sebuah tim merespons hasil pertandingan dan menjadikannya bahan pembelajaran untuk laga berikutnya.

Bagi Laskar Singacala, perjuangan belum berakhir. Kompetisi masih menyisakan perjalanan panjang, sementara dukungan masyarakat Ciamis menjadi bagian penting dalam menjaga semangat tim.

PSGC kalah pada laga ini, tetapi perjuangannya belum selesai. Masih ada pertandingan berikutnya, masih ada kesempatan untuk memperbaiki catatan, dan masih ada semangat untuk kembali bangkit.***

Jurnalis: FAI

Related posts