SBB PW — Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kawa menggelar pertemuan bersama para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dari desa dan dusun se-Desa Kawa. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor BPD Desa Kawa dan dipimpin langsung oleh Ketua BPD Kawa, Bpk Rusli Ely, didampingi Sekretaris BPD Bpk Imran Bin Sale serta anggota BPD lainnya.09/09/2026
Pertemuan digelar sebagai ruang untuk mendengarkan aspirasi para pelaku UKM terkait kondisi usaha dan perkembangan perekonomian masyarakat di Desa Kawa. Salah satu isu utama yang dibahas adalah rencana masuknya jaringan ritel modern Alfamidi ke wilayah Desa Kawa.
Dalam pertemuan tersebut, para pelaku UKM menyampaikan penolakan terhadap rencana kehadiran Alfamidi. Mereka menilai kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat saat ini belum cukup mendukung keberadaan ritel modern tambahan di Desa Kawa.
Salah satu pelaku UKM, Bpk Zainudin, mengatakan bahwa keberatan yang disampaikan bukan berarti para pelaku usaha tidak mampu bersaing dengan jaringan ritel modern. Namun, menurutnya, kondisi saat ini dinilai belum menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan Alfamidi di Desa Kawa.
“Kami para UKM merasa tertekan dengan hadirnya Alfamidi di Desa Kawa. Bukan tidak bisa bersaing, tetapi menurut qkami belum waktunya. Hal ini dapat dilihat dari daya beli masyarakat dan kondisi ekonomi saat ini,” ujar Zainudin dalam pertemuan tersebut.
Para pelaku UKM juga mempertimbangkan kondisi geografis Desa Kawa yang relatif berdekatan dengan wilayah Pelita. Di kawasan tersebut, masyarakat sudah memiliki akses terhadap sejumlah jaringan ritel modern, termasuk Alfamidi dan Indomaret.
Selain itu, saat ini Desa Kawa juga telah memiliki Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan dapat berkembang dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat desa. Para pelaku UKM berharap pemerintah dapat mempertimbangkan keberadaan usaha masyarakat lokal agar tetap mampu bertahan dan berkembang.
Ketua BPD Desa Kawa, Rusli Ely, menyampaikan bahwa pihaknya menerima dan menghargai seluruh aspirasi yang disampaikan para pelaku UKM. Menurutnya, hasil pertemuan tersebut akan disampaikan kepada pemerintah desa sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan.
“Kami tetap menerima apa yang disampaikan para UKM. Hasil rapat ini akan kami sampaikan kepada pemerintah dan kami berharap Pemerintah Desa dapat melihat serta mempertimbangkan apa yang menjadi aspirasi para UKM,” katanya.
BPD berharap seluruh pihak tetap menjaga keharmonisan dan kebersamaan dalam menyikapi persoalan tersebut. Menurutnya, kepentingan masyarakat dan keberlangsungan perekonomian lokal harus menjadi perhatian bersama demi kemajuan Desa Kawa ke depan.. @dy