Jakarta, PW: Dispen Kormar, TNI Angkatan Laut (Jakarta). Prajurit Batalyon Polisi Militer 1 Marinir (Yonpom 1 Mar) yang dipimpin oleh Pasi Intel Yonpom 1 Mar Kapten Marinir M. Kodu mewakili Komandan Batalyon Polisi Militer 1 Marinir Letkol Marinir Dani Trisetia, S.S.T.Han., mengikuti kegiatan sosialisasi penanggulangan dan perdagangan satwa liar yang dibuka oleh Wakil Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Wadan Puspomal) Laksamana Pertama TNI Khoirul Fuad, S.H., CHRMP.,M.M., di Mako Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/08/2026).
Dalam kegiatan sosialisasi ini di ikuti oleh para Pejabat Utama Puspomal, Danpom, Dandenprov dan Kasatprov wilayah Jakarta. Melalui kegiatan ini di harapkan seluruh peserta memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai modus operandi, pola jaringan, jalur distribusi serta ketentuan hukum terkait perlindungan satwa dan konservasi sumber daya alam.
Dalam sambutannya, Wadan Puspomal menyampaikan bahwa perdagangan liar bukan hanya persoalan lingkungan hidup dan konservasi, namun dalam perkembangannya dapat berkaitan jaringan kejahatan terorganisasi, pemanfaatan jalur transportasi dan distribusi ilegal, serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya. Oleh karena itu penanganan memerlukan sinergi, kordinasi, pertukaran informasi dan kolaborasi yang kuat antar lembaga.
Polisi Militer Angkatan Laut memiliki peran strategis sesuai tugas dan kewenangannya. Khususnya dalam mendukung penegakan disiplin dan hukum di lingkungan TNI Angkatan Laut.