CIAMIS, JABAR – PW.Polres Ciamis menggandeng kelompok tani untuk mengembangkan budidaya bawang putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Penanaman bawang putih tersebut dilaksanakan di Blok Werkit, RT 51 RW 16, Dusun Cimara, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan itu merupakan bagian dari Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional yang dilaksanakan di 17 provinsi. Program tersebut diluncurkan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia bersama Kapolri dan Menteri Pertanian melalui konferensi video.
Di Kabupaten Ciamis, peluncuran program diikuti secara virtual oleh Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar. Setelah kegiatan tersebut, jajaran Polres Ciamis bersama unsur pemerintah daerah dan kelompok tani langsung melakukan penanaman bawang putih di lahan pertanian masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0613 Ciamis Letkol Inf Antonius Ari Widiono, Wakapolres Ciamis Kompol Sujana, Kadis Pertanian Ave Nurwanda, Kabulog Ciamis, perwakilan Kejaksaan Negeri Ciamis, para PJU Polres Ciamis, Kapolsek Panjalu, Danramil, Camat Sukamantri, Kepala Desa Cibeureum, Gapoktan Gunungsari serta personel Polres Ciamis.
Polres Dorong Petani Kembangkan Bawang Putih
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar mengatakan, keterlibatan Polres Ciamis dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, bawang putih memiliki posisi penting karena kebutuhan nasional saat ini masih banyak dipenuhi melalui impor.
“Bawang putih ini memang di tingkat nasional masih didominasi oleh bawang putih impor,” kata Eko.
Karena itu, Polres Ciamis mendorong petani untuk mulai mengembangkan komoditas tersebut dengan memanfaatkan potensi pertanian yang ada di daerah.
Sukamantri dipilih sebagai salah satu lokasi awal karena masyarakat setempat telah memiliki pengalaman dalam budidaya bawang putih.
“Di sini kita mencoba untuk menanam sehingga nanti diharapkan bisa tercapai swasembada bawang putih ini,” ujarnya.
Pada tahap awal, penanaman dilakukan di lahan sekitar setengah hektare. Lahan tersebut menjadi lokasi uji coba untuk mengetahui tingkat kesesuaian lahan dan potensi hasil produksi bawang putih di wilayah Sukamantri.
Hasil Panen Jadi Penentu Pengembangan
Eko mengatakan program tersebut akan dilakukan secara bertahap. Polres Ciamis tidak ingin terburu-buru memperluas penanaman sebelum mengetahui hasil dari lahan percontohan.
“Sementara kita menanam setengah hektare, kita uji coba dulu menanam,” katanya.
Selama proses awal penanaman, belum ditemukan kendala berarti. Perkembangan tanaman nantinya akan terus dipantau bersama kelompok tani hingga memasuki masa panen.
Jika hasil budidaya menunjukkan produktivitas yang baik, program tersebut akan didorong untuk dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Ciamis.
“Sambil berjalan tetap kita kembangkan terus untuk budidaya bawang putih di Kabupaten Ciamis,” ujar Eko.
Menurutnya, hasil uji coba menjadi penting agar pengembangan bawang putih ke depan benar-benar berdasarkan kondisi dan potensi di lapangan.
Petani Harapkan Dampak Ekonomi
Kepala Desa Cibeureum Ayi Hidayat menyambut positif keterlibatan Polres Ciamis bersama petani dalam pengembangan bawang putih.
Ia berharap program tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.
“Dengan kegiatan ini insya Allah dampaknya luar biasa dari sisi pemberdayaan, peningkatan ekonomi juga, juga penyerapan tenaga kerja,” kata Ayi.
Pada tahap awal, lahan tanah kas desa turut dimanfaatkan untuk kegiatan tersebut. Kelompok Tani Gunung Sari menjadi salah satu kelompok masyarakat yang terlibat dalam penanaman.
Ayi berharap budidaya tersebut dapat tumbuh dan berkembang setelah melewati masa uji coba hingga panen.
“Harapannya mudah-mudahan dengan awal penanaman bawang putih ini sukses sampai dipanen, hasilnya luar biasa,” ujarnya.
Gerakan penanaman bawang putih di Sukamantri menjadi salah satu langkah konkret kolaborasi kepolisian, pemerintah dan petani dalam mendukung ketahanan pangan.
Keberhasilan panen nantinya akan menjadi pijakan untuk menentukan langkah berikutnya. Jika hasilnya sesuai harapan, budidaya bawang putih berpeluang dikembangkan lebih luas sekaligus menjadi komoditas yang dapat memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang ekonomi baru bagi petani Kabupaten Ciamis.***
Reporter: FAI