TNI AL, Pasmar 1. Dalam rangka membenteng prajurit dari dampak negatif perkembangan teknologi digital, Staf Intelijen (Sintel) Batalyon Kesehatan 1 Marinir (Yonkes 1 Mar) memberikan kegiatan edukasi dan pengarahan mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan positif bagi para prajurit muda, bertempat di Mess Tidur Dalam, Yonkes 1 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (23/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan namun tetap disiplin ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para prajurit akan pentingnya menjaga etika digital serta keamanan informasi di dunia maya. Personel Staf Intelijen memberikan penekanan khusus mengenai dampak nyata dari aktivitas di media sosial.
Tidak hanya sekadar memberikan teori, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif dan peninjauan langsung terhadap perangkat komunikasi milik prajurit. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan preventif (pencegahan) terhadap konten-konten yang dilarang, seperti judi online, penyebaran berita bohong (hoax), hingga ujaran kebencian.
Sebagai Bintara Intelijen Yonkes 1 Mar Serda APK Candra menyampaikan bahwa media sosial adalah pedang bermata dua. Jika digunakan dengan benar, ia menjadi sarana informasi dan silaturahmi yang efektif. Namun, jika salah langkah, dapat menjadi bumerang yang merugikan diri sendiri maupun organisasi.
Kegiatan diakhiri dengan penegasan komitmen dari para prajurit untuk senantiasa taat pada perintah pimpinan terkait penggunaan media sosial.
Langkah preventif yang dilakukan oleh Staf Intelijen Yonkes 1 Mar ini membuktikan bahwa Korps Marinir tidak hanya tangguh di medan operasi kesehatan, tetapi juga cerdas dan waspada dalam menghadapi tantangan di ruang siber.