Tim Bhayangkara dan Masela Juarai Turnamen Bola Voli Bupati Cup III

 

TIAKUR, peloporwiratama.co.id – Tim Bhayangkara dan Masela masing-masing merebut gelar juara kategori putra dan putri dalam Turnamen Bola Voli Bupati Cup III Kabupaten Maluku Barat Daya yang ditutup secara resmi oleh Bupati Benyamin Th. Noach di Lapangan Bola Voli Tiakur, Jumat (15/8/2025).

Bhayangkara berhasil mengalahkan ALC di final putra dengan meraih hadiah Rp 35 juta, sementara Masela mengatasi Luwersupun pada partai puncak putri untuk membawa pulang hadiah Rp 30 juta.

Turnamen yang memasuki edisi ketiga ini diikuti oleh 41 tim dari enam kecamatan di Kabupaten MBD dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah. Kompetisi berlangsung sengit hingga babak final, menunjukkan perkembangan kualitas permainan bola voli di wilayah bertajuk Kalwedo itu.

Pada kategori putra, tim Bhayangkara tampil dominan sepanjang turnamen dan berhasil mempertahankan konsistensi hingga final. Mereka mengalahkan ALC yang harus puas dengan posisi runner-up dan hadiah Rp 25 juta. Tim Macan Satria meraih posisi ketiga dengan hadiah Rp 20 juta, sementara TVC berada di posisi keempat dengan hadiah Rp 15 juta.

Sementara itu, persaingan kategori putri juga tidak kalah ketat. Tim Masela berhasil mengalahkan Luwersupun yang tampil impresif sepanjang turnamen. Luwersupun yang harus puas sebagai runner-up meraih hadiah Rp 20 juta, TVC di posisi ketiga dengan hadiah Rp 15 juta, dan Kalwedo menempati posisi keempat dengan hadiah Rp 10 juta.

Selain penghargaan tim, turnamen ini juga memberikan apresiasi kepada pemain individual terbaik di berbagai posisi. Samuel Lewier dari tim Bhayangkara terpilih sebagai libero terbaik putra, sementara Fenti Laidilona dari Luwersupun menjadi libero terbaik putri dengan penampilan konsisten sepanjang turnamen.

Di posisi pengatur permainan atau setter, Calvin Dasmasela dari TVC untuk kategori putra. Sedangkan Erlin Septory dari Luwersupun.

Posisi penyerang utama atau spiker juga melahirkan dua nama yang patut diperhitungkan. Morgan Rupilu dari ALC berhasil menjadi spiker terbaik putra. Di sisi putri, Rania Andres dari tim Masela.

Puncak penghargaan individual jatuh kepada Jekris Loutmasa dari Macan Satria sebagai pemain terbaik putra dan Mey Keilaykou dari TVC sebagai pemain terbaik putri.

Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Th. Noach menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh peserta turnamen. “Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam seluruh proses pertandingan bola voli ini,” ujar Bupati dalam sambutan penutupannya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu aparat penegak hukum yang terus secara aktif berdiri di panas matahari menjaga keamanan dan ketertiban dalam seluruh proses ini,” tambahnya sambil mengapresiasi dukungan keamanan selama turnamen.

Bupati Noach juga menyoroti perkembangan sportivitas para pemain. “Saya juga menyampaikan terima kasih kepada para pemain yang mulai tumbuh profesionalismenya, mulai tumbuh sportivitasnya. Mudah-mudahan nanti tahun-tahun depan kita lebih baik lagi baik dalam prestasi maupun dalam sportivitas kita.”

Terkait rencana turnamen mendatang, Bupati mengumumkan peningkatan hadiah yang signifikan. “Hadiah juara 1 laki-laki Rp 35 juta, perempuan Rp 30 juta. Tahun depan kita bulatkan laki-laki Rp 50 juta, perempuan Rp 40 juta. Tambah-tambah hadiah supaya main lebih sportif tapi, jangan tambah hadiah lalu baku pukul e. Kalau baku pukul langsung stop bubar,” ucapnya dengan nada humoris namun tegas.

Turnamen Bola Voli Bupati Cup III menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten MBD dalam mengembangkan olahraga prestasi sekaligus memperkuat kohesi sosial masyarakat di wilayah kepulauan. Peningkatan kualitas permainan dan sportivitas yang terlihat dalam turnamen ini menjadi indikator positif perkembangan olahraga bola voli di MBD.

Rencana peningkatan hadiah untuk turnamen tahun depan diharapkan dapat semakin memotivasi para atlet lokal untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi. Dengan demikian, MBD dapat melahirkan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Keberhasilan penyelenggaraan Bupati Cup III juga membuktikan bahwa daerah kepulauan seperti MBD memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga, meski menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur. Event ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas dan berdampak positif bagi pengembangan bakat olahraga di wilayah perbatasan. (PW-19)

Related posts